CLC Gelar FFP 2018 di Desa Bojong

By: On: Dibaca: 26,583x
CLC Gelar FFP 2018 di Desa Bojong

 

Berbarengan Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU/IPPNU

 

Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Bojong, Kecamatan Mrebet, Purbalingga Masa Khidmat 2018-2020 dilantik Selasa malam, (24 Juli 2018).Kegiatan itu berbarengan dengan pemutaran film layar tanjleb Festival Film Purbalingga (FFP).

 

Di depan ratusan warga desa, di jalan Dusun I Desa Bojong, pimpinan ranting IPNU dan IPPNU yang baru itu mengucapkan sumpah dan janji. Sebagai badan otonom NU, mereka adalah remaja dan pemuda yang ingin turut membangun desa lewat agama.

 

“Biasanya, pelantikan pimpinan ranting hanya dihadiri kalangan warga NU. Kami ingin warga pada umumnya turut menjadi saksi agar kerja-kerja kami nantinya juga serius karena masyarakat tahu dan turut mengawasi,” tutur Anissa Tuti Lestari, ketua IPPNU yang baru saja dilantik sekaligus koordinator lokal gelaran layar tanjleb.

 

Anissa melanjutkan, pihaknya ingin di pelantikan kali ini ada sesuatu yang baru, selain khidmat pelantikan juga hiburan yang mendidik bagi warga. “Ini juga wujud dukungan kami pada para pegiat film di Purbalingga bahwa film dengan konten yang baik juga bagian dari dakwah,” tegasnya.

 

Gelaran program Layar Tanjleb FFP di Desa Bojong merupakan titik desa ke-14 dari 18 titik desa yang direncanakan. Usai dua pekan lebih berkeliling empat kabupaten, yaitu Kabupaten Kebumen, Banjarnegara, Cilacap, dan Banyumas, armada layar tanjleb menyelesaikan pemutaran di titik-titik desa di Kabupaten Purbalingga.

 

Direktur FFP Bowo Leksono mengatakan, di setiap titik desa, selalu ada sesuatu yang baru dan mengharukan. “Pelantikan sebuah organisasi keagamaan seperti IPNU/IPPNU yang digabung dengan layar tanjleb adalah salah satunya. Kami senang dan terharu bisa mewadahi keinginan dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

 

Menurut Bowo, semua itu bagian dari proses bagaimana masyarakat memiliki Festival Film Purbalingga. “FFP itu bukan hanya milik masyarakat film. Kami hadir untuk masyarakat, untuk berpihak pada warga desa,” katanya.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!