by

Catat, 25 November 2020 Mendatang. Paslon Bupati Purbalingga Oji-Jeni Siap Berdebat dengan Tiwi-Dono

-Politik, Update-dibaca 9.66Rb kali | Dibagikan 64 Kali

Rabu (25 November 2020) mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten akan mengelar “Debat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga”.

Baca juga: Ini 11 Akun Media Sosial Resmi Paslon Oji-Jeni dan Tiwi-Dono di Pilkada Purbalingga 2020

Baca juga: KPU Purbalingga Tetapkan Pasangan Tiwi-Dono dan Oji-Jeni sebagai Peserta Pilkada

Debat bertempat di obyek wisata Owabong Purbalingga ini akan menghadirkan  panelis, DR Nurhidayat Sardini S.Sos MSi, Prof Abdul Basit M.Ag, Ahmad Sabiq MA, DR Abdul Gaffar Karim SIP MA dan DR Anjar Nugroho MSI MHI. Sedangkan DR Iva Ariani SS MHum akan berperan sebagai moderator

Baca juga: Oji-Jeni Paslon Nomor Urut Satu di Pilkada Purbalingga 2020  Luncurkan Kartu Purbalingga Sehat

Baca juga: Oji-Jeni Paslon Nomor Urut Satu di Pilkada Purbalingga 2020  Akan Selalu Laksanakan Protokol Kesehatan di Tahapan Kampanye

Komisioner KPU Purbalingga, Andri Suprianto menjelaskan, metoda debat dengan tatap muka, pasangan nomor urut 1, Calon Bupati Muhammad Sulhan Fauzi dan Calon Wakil Bupati Zaini Makarim (Oji – Jeni) bakal bakal beradu visi, misi dan program riil dengan Pasangan nomor urut 2, calon bupati petahana Dyah Hayuning Pratiwi dan calon wakilnya Sudono (Tiwi – Dono).

Baca juga: Calon Bupati Purbalingga Tiwi Tengok Korban Angin Ribut

Baca juga: KPU Kabupaten Purbalingga Umumkan Kekayaan Paslon. Paling Banyak Cabup Tiwi Rp. 7 Miliar. Paling Sedikit Cawabup Dono Rp.1 Miliar

“Debat ini disiarkan langsung dua stasiun televisi dan dua stasiun radio,” tutur Andri Suprianto kepada media siber lintas24.com, Kamis  (12 November 2020).

Ia menambahkan, sesuai pasal 59 huruf b angka 1 sampai 4 PKPU Nomor 13 Tahun 2020, karena masih dalam pandemi Covid 19, yang hadir dalam pelaksanaan debat dibatasi ketat. Tim kampanye masing-masing paslon juga dibatasi hanya dua orang. Lima komisioner KPU Purbalingga akan hadir. Tetapi personel Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dibatasi hanya dua orang.

“Sehingga total yang hadir tidak lebih dari 15 orang,” kata Andri.

Materi debat ditetapkan meliputi enam poin. Yakni upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat., memajukan Purbalingga, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pembangunan daerah kabupaten dengan program pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, memperkokoh negara kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan. Serta kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease (Covid) 19.

 

 

Comment

Berita Lainnya