Calon PPK Diuji Kemampuan Operasikan Komputer

By: On: Dibaca: dibaca 6.42Rbx
Calon PPK Diuji Kemampuan Operasikan Komputer

 

Para peserta seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) juga dituntut mahir mengoperasikan komputer. Mereka dituntut tidak gagap teknologi agar lancar dalam bekerja pada Pilkada Kota Madiun 2018 mendatang.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun, Rohani mengatakan, pada Kamis (2 November 2017) tahapan proses seleksi calon PPK telah mencapai tahapan wawancara. Kepada para calon PPK, para penguji yang terdiri dari komisioner dan staf sekretariat mengajukan lima materi plus.

Kelima materi meliputi kemandirian, integritas, loyalitas, pengetahuan kewilayahan dan wawasan kepemiluan. Plusnya adalah kemampuan mengoperasikan komputer.

“Semuanya diperlukan dan memiliki poin. Sedangkan untuk ujian komputer adalah upaya mengetahui pemahaman mereka terhadap berbagai aplikasi yang sudah berbasis komputer,” ungkap Rohani di tengah wawancara.

Aplikasi tersebut di antaranya adalah sidalih tentang data pemilih, situng tentang penghitungan suara, silon tentang calon, silog tentang logistik dan sipol tentang partai politik dan aplikasi lain.

“Kalau mereka menguasai komputer ya jadi nilai plus. Tapi prioritas tetap lima materi pokok,” ujar Rohani.

Selama satu hari, terdapat 30 orang calon PPK yang diuji wawancara. Dari jumlah ini, akan diambil 15 orang anggota PPK untuk tiga kecamatan di Kota Madiun atau masing-masing lima orang PPK. Pengumumannya akan dilaksanakan pada 7 November mendatang. Para PPK ini akan bertugas pada pemilu wali kota Madiun pada Juni 2018 mendatang.

Salah satu peserta ujian wawancara PPK, Teguh Budi Susilo mengaku cukup siap mengikuti ujian. “Sudah belajar semua materi kepemiluan lah. Kalau yang komputer Insya Allah sudah biasa. Tapi nanti tetap harus berdoa agar lolos,” ungkap Teguh. (willy nugraha_mgr)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!