Bupati Tasdi Anjurkan Warga Kembali Mengelola Kebun Keluarga

By: On: Dibaca: dibaca 58.72Rbx
Bupati Tasdi Anjurkan Warga Kembali Mengelola Kebun Keluarga

IMG_5230

Bupati Purbalingga H Tasdi, SH, MM kembali menganjurkan warga agar mengelola halaman rumahnya untuk kebun keluarga dan tanaman obat keluarga (Toga). Menurut Bupati, halaman rumah seluruh warga yang dimiliki harus kembali dimanfaatkan untuk menanam seperti sayuran, cabe rawit, tanaman obat dan jenis tanaman lainnya yang bermanfaat.

“Saat ini harga cabe rawit mahal. Jika di Purbalingga ada 241.000 rumah tiap rumah menanam satu pohon cabe rawit saja, maka ada 241.000 pohon. Bila satu pohon saja bisa panen 1 ons saja maka ada 2,4 ton cabe rawit dihasilkan warga Purbalingga. Mari kita gerakan ini mulai dari diri kita,” kata Bupati Tasdi saat acara Gerakan Bersama Rakyat (Gebrak) Gotong Royong di Desa Palumbungan Wetan Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Jumat (27/1).

Pada kegiatan itu, Bupati menyerahkan bantuan bibit cabe rawit sejumlah 600 batang kepada warga Palumbungan Wetan. Bantuan itu merupakan partisipasi dari Dinas Pertanian kabupaten Purbalingga. Selain pemberian bibit cabe rawit, kegiatan itu juga diisi dengan gotong royong pembuatan resapan air pada lapangan desa setempat, penanaman pohon penghijauan, rehab RTLH dan pemantauan jentik nyamuk. Dinas Ketahanan dan Perikanan juga membagikan beras masing-masing 5 kg untuk seratus orang.

Bupati melanjutkan, jika mulai sekarang semua keluarga yang memiliki tanah pekarangan memanfaatkannya dengan baik maka kita tidak akan menjerit ketika harga cabe rawit melambung, kerena kita bisa menghasilkannya sendiri. “Nggih ibu-ibu nggih. Dirumah harus ada warung hidup dan apotik hidup. warung hidup ya ditanduri bayem, cengis, bahan-bahan yang untuk dimasak. Kalau apotik hidup ditanami bengle, blinggo, kencur dan lainnya,” jelasnya.

Bupati mengingatkan kepala desa dan perangkatnya untuk menindaklanjuti bantuan bibit cebe rawit ini sehingga dapat hidup dan menghasilkan. Demikian juga untuk desa-desa lainnya agar menggerakan wrganya untuk kembali menanam kebutuhan hidupnya di halaman rumah masing-masing. “Ayo kita gerakan ini bersama-sama,” katanya.

Pada kesempatan itu Bupati juga mengapresiasi kepedulian dalam membantu masyarakat terutama dalam gerakan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bank Jateng menyerahkan bantuan Rehab RTLH kepada keluarga Misngadi Misban sejumlah Rp 10 juta.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!