Menu
Media Online Terpercaya

Bupati Purbalingga Tiwi Support Tani Bangkit LazisMu

  • Share
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) turut serta kegiatan Nandur Bareng (padi) Petani Muhammadiyah dalam program Tani Bangkit LazisMu, Selasa (16 November 2021) di lahan sawah milik Saridi Desa Gambarsari,Kecamatan Kemangkon.
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) turut serta kegiatan Nandur Bareng (padi) Petani Muhammadiyah dalam program Tani Bangkit LazisMu, Selasa (16 November 2021) di lahan sawah milik Saridi Desa Gambarsari,Kecamatan Kemangkon.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi)  mengapresiasi Lembaga amil zakat, infak dan shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) yang telah ikut memberikan perhatiannya dalam mensupport pertanian di Purbalingga.

“Banyak sekali program-program yang sekiranya dapat diakses gapoktan. Kita di Pemkab melalui Dinas Pertanian punya banyak sekali bantuan alsintan ada traktor, ada cultivator, ada hand sprayer dan sebagainya. Inya Allah apa yang dibutuhkan, punya,” kata Bupati saat Nandur Bareng Padi Petani Muhammadiyah dalam program Tani Bangkit LazisMu, di lahan sawah milik Saridi Desa Gambarsari,Kecamatan Kemangkon, Selasa (16 November 2021)

Ia mengatakan, pihaknya siap menerima masukan/usulan untuk menunjang produktivitas. Pertama, Pemkab Purbalingga siap menampung aspirasi kebutuhan alat dan mesin pertanian untuk para kelompok tani.

Untuk mengaksesnya dapat dilakukan dengan cara pengajuan proposal dari gapoktan kepada Bupati Purbalingga dan ditembuskan ke Kepala Dinas Pertanian. Gapoktan dari Gambarsari ini akan diprioritaskan untuk mendapatkan fasilitas alsintan.

“Selain alsintan, kami juga memiliki program bantuan benih buah dan sayur, infrastruktur pertanian berupa irigasi  atau jalan usaha tani. Ini program terbaru kami, Ada bantuan dana stimulan khusus untuk petani. Dana Stimulan akan diberikan cuma-cuma untuk membantu menunjang usaha kebutuhan tani

“Ini bedanya, kalau uang dari bank ada kewajiban mengembalikan. Tapi untuk dana stimulan tidak perlu mengembalikan,” katanya.

Direktur LazisMu, Andy Pranowo mengatakan, kegiatan ini program turunan PP Muhammadiyah melalui LazisMu Pusat dengan program Tani Bangkit.

Di Purbalingga kegiatan Tani Bangkit ini sudah dilaksanakan dua kali. Pertama di Desa Serang Kecamatan Karangreja, menanam terong bareng dan sayur mayur dan Kedua, di Desa Gambarsari ini.

“Petani Bangkit di Gambarsari ini sudah dimulai sejak satu pekan lalu. Mulai dari pentasyarufan bibit, hewan ternak, pupuk, dan dilanjut kali ini tanam padi bareng dan nanti ada budidaya bersama dengan PPL yang disupport Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kemangkon yang senantiasa mendampingi,” katanya.

Ia mengatakan, setelah ada budidaya, nanti ada masa panen bareng, ada 15 anggota dalam satu kelompok dengan luas lahan 2,5 hektar.

“Kami  berharap  ada supporting dari Pemkab Purbalingga untuk membantu penunjang masa tanam seperti traktor dan pupuk agar produksi hasil panen petani bisa terus meningkat,” katanya.

Ketua PD Muhammadiyah Purbalingga, Ali Sudharmo berharap kegiatan ini tidak hanya seremonial. Akan tetapi berkelanjutan hingga manfaatnya bisa dirasakan bersama.

“Mudah-mudahan tidak penanamannya saja yang seremonial. Saya takut nanti kalau tidak diteruskan. Kalau hanya seremonial akan mengecewakan, apakah hanya cukup nandur? Lho yang suruh mupuk siapa?, ini kan perlu didampingi terus, maka kolaborasi LazisMu dengan Dinas Pertanian. Saling sinergi,” katanya

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *