by

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi Panen Kopi Arabica Gunung Malang

-Update, Wanita-dibaca 11.68Rb kali | Dibagikan 47 Kali

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi memanen kopi arabica Gunung Malang dalam acara Purbalingga Bertani. Dia terlihat begitu antusias memanen kopi bersama para petani kopi Dukuh Gunung Malang, Desa Serang Kecamatan Karangreja.

Kegiatan ini para pemuda dalam wadah Jong Purbalingga, Ruang Kopi dan didukung oleh Dinas Pertanian (Dinpertan) Purbalinggbersama dengan para petani kopi di sana. Ia juga turut mendengarkan keluh kesah para petani kopi serta permasalahan yang ada untuk dicarikan solusi dan jalan keluarnya.

Foto: Mahendra Yudhi Krisnha_lintas24.com

“Saya tadi sudah berbincang-bincang dengan Pak Karsum (petani kopi, Red), mempelajari kendala dan permasalahan yang ada di sini yang memang beberapa waktu lalu ada sedikit masalah antara  Lembaga Masyarakat Desa Hutan  (LMDH) dengan Perhutani,” katanya kepada media siber lintas 24.com di sela-sela Panen Kopi di Gunung Malang, Minggu (26 Juli 2020).

Foto: Mahendra Yudhi Krisnha_lintas24.com

Ia menuturkan, permasalahan tersebut sudah terselesaikan oleh masyarakat setempat dan tidak ada masalah terkait dengan kerjasama dengan Perhutani. Nantinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga akan memberikan bantuan berupa bibit kopi agar bagaimana Kopi Gunung Malang semakin dikenal oleh masyarakat luas.

” Kopi Arabica Gunung Malang menjadi salah satu brand kopi di Purbalingga yang geliatnya sudah merambah hingga ke luar kota. Terlebih ini sudah ada banyak permintaaan baik dari Purbalingga maupun dari luar Purbalingga sehingga apapun harus kita dukung petani-petani kopi Purbalingga,” ujarnya.

Ia berharap petani kopi di Purbalingga ke depan bisa lebih sejahtera dan hasil produksinya lebih meningkat. Apalagi Gunung Malang memiliki potensi alam yang luar biasa, selain kopinya yang sudah terkenal, pemandangannya juga luar biasa indah di kaki Gunung Slamet dan udaranya juga masih bersih.

Petani Kopi Arabica Gunung Malang, Suyatno Karsum mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Purbalingga beserta jajarannya untuk ikut serta dalam proses menanam kopi Gunung Malang.

Baca Juga:  Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Salurkan Bantuan Kesra Non PNS

“Ini menjadi motivasi dan semangat tersendiri bagi para petani kopi Gunung Malang.Jadi bisa membantu menepis isu kalau kopi Gunung Malang itu tidak hanya sekedar tulisan saja tapi ada di Purbalingga dan kehadiran Bu Tiwi bisa membantu untuk mengembangkan potensi yang ada di Gunung Malang,” tutur Karsum.

Pegiat Ruang Kopi Purbalingga, Trias Adi Pramono mengatakan. Kopi Arabica Gunung Malang sudah bisa diterima di pasaran bahkan sudah terkenal di tengah-tengah para pecinta kopi.

“Pak Karsum sebagai petani Kopi Gunung Malang, nantinya bisa ikut serta dalam Festival Kopi Nusantara. Saya berharap menjadi salah satu pintu untuk membuka pasar yang lebih lebar lagi apalagi kalau sudah sampai masuk 10 besar bahkan 3 besar, Kopi Gunung Malang nanti pasti akan lebih banyak yang mencari,” katanya

Untuk diketahui, Kopi Arabica Gunung Malang sudah menjadi primadona kopi di Purbalingga bahkan sampai ke luar kota yang tumbuh di ketinggian 1400 – 1700 mdpl. Kopi ini memiliki cita rasa yang khas dengan perpaduan rasa manis, pahit dan asam yang menyatu.

 

 

Comment

Berita Lainnya