Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Minta Rekanan Proyek Percepat Pekerjaan

By: On: Dibaca: 58,089x
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Minta Rekanan Proyek Percepat Pekerjaan

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Bupati Tiwi ) meminta semua pekerjaan sejumlah pembangunan fisik di Kabupaten Purbalingga dipercepat. Pasalnya, kegiatan ini akan memasuki triwulan ke 4 dengan sisa waktu 3 bulan sebelum akhir tahun ini.

“Sebentar lagi memang akan memasuki musim penghujan. Tentunya pelaksanaan  pekerjaan akan lebih baik bisa dipercepat dengan menambah tenaga yang ada. Dengan harapan ketika datang musim hujan yang mungkin secara teknis akan menghambat bisa terantisipasi secara dini,” kata Bupati Tiwi didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Purbalingga saat melaksanakan monitoring terhadap dari Pemkab Purbalingga, Kamis (12 september 2019).

Saat monitoring, Bupati Tiwi menemukan proyek kegiatan peningkatan kapasitas jalan Bojong – Panican berhenti dikerjakan padahal belum selesai. Disamping berhenti dikerjakan, Bupati juga mendapati hasil pekerjaan peningkatan jalan tersebut secara kualitas kurang baik.

“Saat dicek, bibir jalan dari beton gampang ambrol. Pihak rekanan yang mengerjakan harus ditegur dan dimintai keterangan. Kalau tidak segera dikerjakan begini jelas sangat mengganggu pengguna jalan, karena harus bergantian satu arah,” katanya.

Terkait temuan itu, Bupati akan segera meminta kepada rekanan dari CV Karya Putra Wijaya yang mengerjakan dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,4 miliar tersebut untuk mempercepat/melanjutkan segera pekerjaan dan memperkuat konstruksi.

Bupati Tiwi dan rombongan juga mengecek pembangunan jembatan Serang – Kaliurip. Mereka mendapati progres pekerjaan 64,02 persen. Kontraktor baru memasuki tahap pengecoran abutment dan pemasangan rangka besi cor.

Saat itu, Bupati mendapati pekerjaan hanya dilakukan oleh 3 orang. Jembatan Serang – Kaliurip dikerjakan oleh CV Putra Mandiri dengan nilai kontrak Rp 838,2 juta.

Di proyek jembatan Sangkanayu – Kutabwa, progres pembangunan mencapai 80 persen atau sudah sesuai dengan semestinya. Proyek senilai Rp 1,609 miliar ini dikerjakan oleh CV Perwira Karya.

Demikian juga dengan proyek peningkatan struktur jalan Tidu – Bandara. Tim tidak ditemui kejanggalan dalam progres pekerjaan. Proyek ini dikerjakan CV Permata Karya dengan nilai kontrak Rp 6,25 miliar.

“Saya memastikan progres pengerjaan sesuai dengan jadwal dan perencanan yang telah ditentukan atau tidak. Tadi ditemukan ada yang tidak sesuai dengan perencanaan,” katanya.

 

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!