Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Gencar Monitoring Sejumlah Proyek

By: On: Dibaca: dibaca 185.45Rbx
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Gencar Monitoring Sejumlah Proyek

Monitoring sejumlah proyek/pekerjaan fisik di sejumlah titik kembali dilakukan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Minggu (3 Nopember 2019). Sejumlah proyek/pekerjaan fisik yang dimonitoring kali ini diantaranya, peningkatan jalan Tidu- Bandara, pemeliharaan berkala jalan Wirasaba – Kemojing dan peningkatan struktur jalan Pepedan – Tegalpingen.

“Jika pekerjaan dapat selesai tepat waktu, maka akan lebih cepat dimanfaatkan oleh masyarakat. Para rekanan bagaimana caranya agar capaian pekerjaan bisa sesuai dengan target yang telah ditentukan. Bisa dengan lembur, menambah SDM (tenaga kerja) atau peralatan. Jangan sampai ada yang memasuki ke masa perpanjangan (terkena denda),” katanya.

Ia berharap kegiatan fisik tidak hanya dijalankan, tidak hanya penyerapan anggaran, tapi kegiatan harus tepat mutu, tepat manfaat, tepat spesifikasi dan tepat waktu.

????????????????????????????????????

“Saya titip kepada para rekanan karena biasanya yang kita temukan tahun lalu proyek baru terselesaikan mepet akhir batas waktu kontrak, kami harap mindset ini dirubah,” katanya.

Dari monitoring untuk peningkatan struktur jalan Tidu – Bandara, bupati menilai hasil pekerjaan cenderung rapi, baik sisi drainase maupun badan jalan/rigid beton. Proyek ini dikerjakan oleh CV Permata Karya dengan nilai kontrak senilai Rp 6,2 miliar dengan target akhir pelaksanaan tanggal 4 Desember 2019.

Sedangkan hasil monitoring pemeliharaan berkala jalan Wirasaba – Kemojing masih terdapat keterlambatan dengan minus deviasi -6,3%, atau dari target 45,3% baru terealisasi 39%. Bupati meminta agar sisi-sisi jalan yang bertepi curam untuk diberi pengaman agar tidak membahayakan pengguna jalan. Proses pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Abimanyu senilai Rp 824 juta ini masih menunggu plat beton dan pek lapis Hot Rolled Sheet (HRS).

Terakhir, bupati memonitoring peningkatan struktur jalan Pepedan – Tegalpingen. Hasil konstruksi cenderung sudah baik, bahkan meskipun hari libur masih terdapat aktifitas pembangunan. Hanya saja hingga 3 November 2019 ini masih terdapat sedikit keterlambatan dengan deviasi -9%, atau dari target 86,235% baru terealisasi 77,235%. Proyek ini dikerjakan oleh CV Tityan Abadi dengan nilai kontrak Rp 4,645 miliar.

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!