by

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Beri Sanksi Tegas Karantina 10 Orang Tak Bermasker

-Politik, Update-dibaca 1.10Rb kali | Dibagikan 69 Kali

Penegakan sanksi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 56 Tahun 2020 tentang Penggunaan Masker dan Gelang Identitas dalam Pencegahan Penyebarluasan Covid-19 di Kabupaten Purbalingga benar-benar dilakukan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi.

“Sebanyak 10 orang terpaksa di bawa ke rumah karantina di Gedung Korpri. Ke-10 orang ini ditangkap karena tidak memakai masker ketika berada di sekitar pasar hewan Purbalingga,” tutur Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Purbalingga kepada cyber media lintas24.com, Senin (1 Juni 2020).

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan, langkah tegas ini terpaksa dilakukan karena masih ada masyarakat yang belum sadar akan himbauan dari pemerintah.

“Perbup sudah saya buat, dan mulai diimplementasikan per hari ini, 1 Juni 2020. Jadi siapapun yang tidak bermasker dan berada di luar rumah, akan diinapkan di gedung Korpri,” tuturnya didampingi wakil ketua tim Gugus Tugas Dandim 0702/Purbalingga Yudhi Novrizal dan Ketua DPRD Bambang Irawan.

Mereka yang tertangkap dan dibawa ke Gedung Korpri juga ada yang berasal dari luar kabupaten.  Secara rinci ke 10 orang tersebut berasal dari luar kabupaten Purbalingga 4 orang dan 6 lainnya dari Purbalingga. Dari kabupaten tetangga berasal dari Jompo kulon Sokaraja Banyumas 1 orang, Sokaraja wetan 1, Kedawung Kroya Kabupaten Cilacap 1, dan Randudongkal Kabupaten Pemalang 1 orang.

Sedangkan orang Purbalingga yang dibawa ke gedung Korpri berasal dari Kalimanah Wetan 1 orang, Patemon Bojongsari 2 orang, Tangkisan Mrebet 1, Selaganggeng Mrebet 1, Karangduren Bobotsari 1 orang.

 

 

 

Comment

Berita Lainnya