by

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi Berkomitmen Terus Fokus Pendidikan di Ponpes

-Pendidikan, Update-dibaca 4.67Rb kali | Dibagikan 17 Kali

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga  berkomitmen untuk mengembangkan serta memajukan pendidikan di pondok pesantren (ponpes) dan terus memperhatikan kesejahteraan terhadap guru-guru sekaligus pemberdayaan ekonomi yang ada di ponpes- ponpes. Hal ini menjadi masukan yang sangat baik untuk program keagamaan di tahun 2021.Di lain pihak ulama dan tokoh agama  juga siap memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut

“Karena masih dalam penyusunan KUA – PPAS 2021, maka apa yang menjadi hasil dari Halaqoh dari para alim ulama akan dijadikan sebagai masukan untuk menyusun kebijakan program ke depannya,” kata Bupati Dyah Hayuning Pratiwi dalam acara Halaqoh Ulama dan Tokoh Agama Kabupaten Purbalingga, di Ponpes Nuurul Quran, Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja, Sabtu (15 Agustus 2020) petang.

Ia menuturkan pemerintah tidak dapat berjalan dan bekerja sendiri tanpa dukungan elemen masyarakat utamanya para alim ulama. Seperti yang tercantum dalam visi Purbalingga yakni Purbalingga yang mandiri, berdaya saing menuju masyarakat sejahtera dan berakhlakul karimah.

“Sehingga perlu adanya sinergi antara para ulama, umaro, dan umat untuk mewujudkan Purbalingga yang Berakhlakul Karimah,” katanya.

Ia berharap semoga program-program yang menjadi aspirasi dari ulama maupun tokoh agama dapat ditindaklanjuti oleh Pemkab Purbalingga. Dan Pemkab Purbalingga mampu mewujudkan Purbalingga yang akhlakul karimah yang disengkuyung oleh elemen masyarakat utamanya para alim ulama.

“Mudah-mudahan program-program yang tadi menjadi aspirasi para kyai, ulama, pimpinan pondok, madin dan juga TPQ  ke depan bisa ditindaklanjuti Pemkab Purbalingga,” harapnya.

Kyai Ma’ruf Salim atau yang akrab disapa Gus Salim selaku penggagas kegiatan Halaqoh mengatakan pesantren,TPQ, majelis talim dan madin  menjadi lembaga pendidikan keagamaan yang teruji dalam rangka pembentukan karakter masyarakat yang berakhlak mulia. Para kyai dari pesantren, guru-guru TPQ, Majelis Talim dan madin dalam melaksanakan pendidikan keagamaan sesuai dengan visi misi Kabupaten Purbalingga.

“Dalam upaya merealisasikan visi misi tersebut Pemkab Purbalingga dibawah kepemimpinan bu Tiwi telah  bersinergi dengan ponpes, majelis talim, madrasah diniyah dan tidak lepas dari peran para kyai,” kata Gus Salim.

Melalui Halaqoh, para ulama dan tokoh agama  mengharapkan komitmen Pemkab Purbalingga untuk memberikan perhatian lebih pada pesantren, TPQ, majelis talim dan madin terus dilanjutkan. Selama ini Pemkab telah melaksanakan komitmen tersebut.

“Oleh karena itu kami memberikan support dan dukungan penuh kepada bu Tiwi. Kami berharap sinergisme ini bisa terus berlanjut,” tegasnya.

Acara tersebut dihadiri sekitar 200 ulama dan tokoh agama.  Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) diundang dan hadir dalam acara tersebut bersama  Ketua DPD Partai Golkar Purbalingga Sudono.

Tiwi dan Sudono juga merupakan Pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacabup dan Bacawabup) yang akan maju di Pilkada Purbalingga 9 Desember mendatang.

 

Comment

Berita Lainnya