Bupati dan Wakil Bupati Akan Nyantri di Pondok Pesantren Darul Abror Bukateja

By: On: Dibaca: 120,795x
Bupati dan Wakil Bupati Akan Nyantri di Pondok Pesantren Darul Abror Bukateja

tasdi

Bupati Purbalingga Tasdi dan Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi akan “nyantri” di  Pondok Pesantren Darul Abror Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja, Kamis (20 Oktober 2016) malam mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Tasdi kepada Tabloid Elemen dan lintas24.com disela-sela acara Pembukaan Festival Gunung Slamet 2016 di Desa Serang Kecamatan Karangreja Purbalingga, Kamis (13 Oktober 2016)

Dikatakan Bupati Tasdi, kegiatan ini nantinya akan bermuara kepada pemahaman dan pengamalan ayat-ayat yang tertulis dalam Al Quran. Kedepan akan kita programkan secara rutin untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Purbalingga.

“Intinya, kegiatan ini untuk menambah bekal ketaqwaan masyarakat Purbalingga relijius ,beriman kepada Allah SWT. Saya dan istri, Bu Wakil Bupati dan suami akan ikut serta. Silahkan datang saja, kita nyantri bareng-bareng,”ungkap Bupati Tasdi.

Bupati Tasdi menambahkan, Al-Qur’an adalah kitab suci agama Islam dan merupakan wahyu dari sang Maha Pencipta Allah SWT. Didalam membaca Al-Qur’an terdapat adab-adab tersendiri bagi yang membacanya.

Adab-adab tersebut sudah diatur dengan sebaik mungkin sebagai tanda penghormatan dan keagungan dari Al-Qur’an, setiap manusia harus memliki pedoman hidup beserta pegangannya, yaitu kepada Al-Qur’an.

“Didalam membaca Al-Qur’an tentu harus memiliki adab, jangan sampai asal-asalan dalam membaca Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an merupakan kalamullah atau perkataan wahyu dari Allah SWT langsung, bukan seperti koran, majalah atau buku bacaan lainnya yang diciptakan oleh manusia,”ungkap Bupati Tasdi.

Bupati Tasdi menegaskan, ketika kita membaca Al-Qur’an, maka secara tidak langsung,  hati, jiwa dan batin akan saling berhubungan. Ketika ayat-ayat Al-Qur’an diperdengarkan maka hati akan tenang, jiwa akan tentram dan jiwa terasa nikmat.

“Karena dengan membaca Al-Qur’an akan memperluas pikiran, memperhalus perasaan dan membersihkan jiwa. Dengan demikian, kandungan Al-Qur’an yang kita baca dengan perantara lidah akan dapat bersemi didalam jiwa dan meresap kedalam hatinya. (muhammad noor)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!