by

Bupati Banyumas Achmad Husein Kaji Pembukaan Tempat Ibadah

Bupati Banyumas Achmad Husein sedang mengkaji kemungkinan pembukaan tempat ibadah. Dalam hal pembukaan tempat ibadah, khususnya masjid, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas akan melakukan koordinasi dengan camat di masing-masing wilayah. Setelah disusun SOP mengenai pelaksanaan ibadah di tempat ibadah, pihaknya akan menggelar rapat yang dihadiri jajaran Forkopimda.

“Kita sedang mengkaji dan sedang menyusun SOP-nya. Nanti pembukaannya dilakukan secara bertahap, tidak sekaligus. Kemungkinan Selasa pekan depan akan kita rapatkan dengan Forkopimda, dan Rabu dengan para ulama,” tuturnya kepada cyber media lintas24.com, Kamis (28 Mei 2020)

Ia menegaskan, hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran peta Covid di masing-masing wilayah sekitar masjid.

“Jumlah masjid di Banyumas itu ada ribuan. Sedangkan yang mengetahui pasti kondisi wabah di lingkungan sekitar masjid, ya pejabat camatnya. Karena itu, pembukaan masjid juga didasari atas masukan dari masing-masing camat,” katanya.

Ia mengungkapkan, Masjid-masjid yang sebelumnya tidak boleh menyelenggarakan kegiatan sholat berjamaah, akan diizinkan kembali. Demikian juga dengan tempat-tempat ibadah agama lain.

“Dengan dibukanya kembali tempat ibadah, tetap harus menaati prosedur kesehatan yang ditetapkan. Antara lain, jamaah harus menjaga jarak dan menggenakan masker. Seluruh ketentuan itu, nanti ada dalam SOP,” jelasnya.

Berdasarkan pertimbangan itu, diperkirakan pembukaan bertahap tempat ibadah ini kemungkinan bisa dilaksanakan pada 7 Juni mendatang. Pasalnya, perlu mengatur secara ketat masalah pembukaan kembali tempat ibadah, karena tidak ingin tempat ibadah menjadi klaster baru penyebaran Covid 19.

 

 

Comment

Feed Berita