by

Bulan Agustus, Satpol PP Purbalingga Siap Ciduk Masyarakat Tak Bermasker di Tempat Umum Langsung

-hukum, Update-dibaca 13.72Rb kali | Dibagikan 119 Kali

Bulan Agustus 2020,  tim gabungan Satuan Polisi Pamong Parja (Satpol PP), Dinas Perhubungan dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) akan menerapkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 56 Tahun 2020 tentang Wajib Penggunaan Masker dan Gelang Identitas secara tegas.

“Kalau saat ini mereka sangat beruntung masih diingatkan. Sehingga kami tetap menyesuaikan. Bulan Agustus mendatang masih banyak yang bandel tidak mematuhi aturan, tidak ada edukasi lagi,” tegas Kepala Satpol PP Purbalingga, Suroto melalui Kabid Penegakan Perundang- undangan Daerah, Sugeng Riyadi kepada media siber lintas24.com, Rabu (22 Juli 2020)

Ia menambahkan, kegiatan operasi yustisi masker oleh digelar di semua kecamatan. Juli ini semuanya dilakukan pembinaan dengan edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan diminta tidak mengulanginya.

“Namun Agustus mendatang, saat kedapatan tak bermasker di tempat umum, langsung diciduk dan dikarantina 1×24 jam. Pihak keluarga yang ditinggalkan akan dihubungi melalui desa dan bisa menjenguk di rumah karantina. Namun pelanggar harus menginap di sana sesuai perhitungan jam. Misalnya masuk jam 12 siang, maka keluar jam 12 siang hari berikutnya,” tegasnya

Kini pihaknya terus melanjutkan operasi yustisi masker di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Purbalingga. Masih ada beberapa wilayah kecamatan yang akan menjadi obyek operasi. Hasil evaluasi sementara, kesadaran menggunakan masker saat keluar rumah, masih memprihatinkan. Sebut saja saat 5 hari pertama digelar, ada 161 orang pelanggar.

“Kami merazia selain untuk meminimalkan penyebaran Corona melalui droplet, juga menjaga keluarga yang bersangkutan. Coba saja jika dibebaskan tak bermasker saat beraktifitas, maka bisa berpotensi tinggi dengan Corona,” tambahnya.

 

 

Comment

Berita Lainnya