Brigjend TNI Untung Waluyo : Ancaman terberat saat ini konflik SARA dan Ideology

By: On: Dibaca: 7,037x
Brigjend TNI Untung Waluyo : Ancaman terberat saat ini konflik SARA dan Ideology

Direktur Komponen Cadangan Potensi Pertahanan Ditjen Pothan Kemhan RI Brigadir Jenderal (Brigjend) TNI Untung Waluyo SE mengingatkan, ancaman kepada Negara tidak hanya ancaman yang berbentuk nyata yaitu ancaman militer, namun ancaman juga datang dalam bentuk non militer. Ancaman tersebut dikategorikan menjadi tiga yakni ancaman global, regional dan nasional.

Hal itu disampaikan Brigjend TNI Untung Waluyo dalam acara roadshow kesiapan sumber daya pertahanan dari Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan RI di operation room Graha Adiguna Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Selasa (02 April 2019).

“Ancaman global dapat datang dari seluruh penjuru dunia, bersifat dinamis, sulit diprediksi dan adanya ancaman proxy war. Ancaman terberat saat ini ada pada terjadinya konflik SARA, konflik ideologi, kesenjangan ekonomi, teknologi dan informasi,”ungkap Brigjend TNI Untung Waluyo

Selain itu lanjut Brigjend TNI Untung Waluyo,  strategi pertahanan negara menurut Undang-undang Nomor 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara mengamanatkan lembaga pemerintah di luar bidang pertahanan sebagai unsur utama, dan didukung oleh kekuatan bangsa lainnya sebagai komponen cadangan dan komponen pendukung yang berfungsi membantu tugas TNI dalam upaya.

Plt Bupati Purbalingga melalui Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kab Purbalingga Tri Gunawan Setyadi SH MH mengungkapkan, dalam rangka memperkuat pertahanan nasional setiap warga negara harus turut serta melakukan bela negara karena membela negara merupakan hak dan kewajiban warga negara seperti yang diamanatkan pasal 27 dan 30 UUD 1945. Bela negara dapat diaktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga negara dan dalam keseharian setiap warga negara mengisinya dengan kerja keras sesuai profesi sebagai abdi negara, berbuat yang terbaik, rela berkorban demi kecintaannya pada bangsa dan negara serta menumbuhkan semangat nasionalisme

“Saat ini merupakan tahun politik, berita bohong sangat mudah menyebar lewat media sosial dan jika terus dibiarkan, penyebaran berita bohong akan menceraiberaikan persatuan dan kesatuan bangsa, mengancam keutuhan dan kedaulatan Negara,” kata Tri Gunawan

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!