Brigadir Fajar Agus Setiawan – Mencintai Alam Itu Mudah

By: On: Dibaca: dibaca 10.64Rbx
Brigadir Fajar Agus Setiawan – Mencintai Alam Itu Mudah
Brigadir Fajar Agus Setiawan anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Bobotsari

Alam memang diciptakan untuk manusia. Namun bukan berarti dengan pernyataan tersebut membuat kita sebagai manusia memanfaatkan alam dengan semaunya.

Brigadir Fajar Agus Setiawan anggota Polsek Bobotsari meyakini, memanfaatkan alam secara bijak merupakan salah satu bentuk rasa cinta kita terhadap alam.

“Mencintai alam itu mudah. Apabila kita ingin alam ini tetap lestari, maka gunakanlah alam sesuai kebutuhan, dan terus melakukan aksi pelestarian alam melalui penanaman pohon,”ungkap anggota Polri lulusan Pendidikan Kepolisian di SPN Polda Jawa Tengah gelombang 2 tahun 2007 yang kini bertugas sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Dagan.

Di tahun 2015, Dia bersama teman-teman Perhimpunan Pegiat Alam Ganesha Muda (PPA Gasda) pernah melaksanakan program konservasi mata air dengan nama “Mawiti Tuk” sebagai ketua program. Kegiatan ini berupa penanaman 200 pohon beringin di area camp Pos 1 pendakian Gunung Slamet Dusun Gunung Malang Desa Serang.

“Kita tanam 200 pohon, dengan harapan dapat berfungsi sebagai konservasi mata air. yang nantinya bisa digunakan oleh masyarakat Dusun Gunung Malang,”ungkap Polisi Muda yang sejak lulus SMA Negeri 1 Purbalingga sudah menjadi anggota PPA Gasda

Di tahun 2019 ini, Pria kelahiran Purbalingga, 30 Agustus 1989 bersama Karangtaruna Kridatama Desa Dagan, akan melaksanakan program Reresik Kali lan Nebar Bibit Iwak. Dengan tujuan melestarikan Sungai, biota sungai dan kelestarian lingkungan air yang bersih.

“Ini sekaligus memperingati Hari Air Sedunia (World Water Day) yang jatuh tanggal 22 Maret. Perlu ditanamkan dalam hati setiap insan manusia, sadar atau tidak, ketika kita melakukan kebiasaan buruk yang merusak lingkungan tersebut, sama saja merusak diri kita sendiri. Karena jika kualitas alam menurun, kita yang tinggal di dalamnya juga terkena imbasnya,”ungkapnya. (mahendra yudhi krisnha)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!