by

BPJS Ketenagakerjaan Purbalingga Beri Santuan

-Inspirasi, Update-dibaca 4.07Rb kali | Dibagikan 16 Kali

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Purbalingga menyerahkan santunan kematian senilai Rp 48.177.560,- kepada Nursinah, ahli waris dari Almarhum Sardi (47) eks karyawan PT Mahkota Tri Angjaya Purbalingga

“Almarhum Sardi berprofesi sebagai petugas keamanan dan telah terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan sejak November 2018. Almarhum meninggal karena sakit terkena serangan jantung,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Purbalingga, Mabrur Ari Wuryanto Mabrur, Senin (25 Januari 2021).

Ia menerangkan, untuk memproses klaim jaminan kematian dibutuhkan waktu maksimal tiga hari. Setelah berkas yang diajukan dinyatakan lengkap, pencairan santunan akan langsung masuk ke rekening ahli waris.

“Ahli waris mendapatkan santunan sebesar Rp 48.177.560 dan langsung masuk rekening” ujarnya.

Ia menyebutkan, santunan kematian almarhum Sardi meliputi Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp 42 juta, Jaminan Hari Tua (JHT) senilai Rp 2.323.010 dan Jaminan Pensiun (JP) Rp 3.854.550. JKM ini akan diberikan sama bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yakni Rp 42 juta berbeda ketika meninggal karena kecelakaan kerja.

“Besaran upah terlapor juga akan mempengaruhi jumlah tabungan JHT. Tentu santunan yang diterima satu dengan yang lain berbeda sesuai upah terlapor dan struktur jabatan,” jelas Mabrur.

Ia menerangkan, BPJS Ketenagakerjaan siap melayani peserta dengan prinsip pelayanan prima, cepat, tepat jumlah dan tepat orang yang berhak. Pelayanan yang diberikan juga tidak mengalami kendala karena adanya pandemi covid-19.

“Sampai saat ini kita masih memberikan pelayanan dan pembayaran klaim dengan lancar seperti biasa,” pungkasnya.

Baca Juga:  Tabloid ‘Simpul Pramuka’ Kwarcab Purbalingga Diluncurkan

Comment

Berita Lainnya