Bogar Destinasi Wisata Baru di Purbalingga

By: On: Dibaca: dibaca 107.48Rbx
Bogar Destinasi Wisata Baru di Purbalingga

Tempat wisata di Purbalingga mulai menggeliat, tak lagi terkonsentrasi diwilayah utara, Jika sebelumnya ada wisata petik stroberi di Desa Wisata Serang, Kecamatan Karangreja. Kini telah hadir rujukan kunjungan wisata baru di wilayah selatan Kabupaten Purbalingga. Tepatnya di Desa Wisata Karangcengis, Kecamatan Bukateja.

 

Untuk mencapai agrowisata seluas 183 hektar ini, bisa ditempuh  dari perempatan Ngebrak di wilayah Bukateja. Wisatawan mengambil jalan ke arah timur, atau arah Desa Karangcengis.

Jalur itu merupakan jalur tembus yang sudah beraspal halus menuju wilayah Kecamatan Rakit Banjarnegara. Meski jalan desa, namun sudah bisa dilewati kendaraan besar seperti bus dengan ukuran besar.

Botania Garden (Bogar) itulah sebutan tempat wisatanya. Di lokasi ini,  wisatawan bisa memetik aneka buah langsung dari pohonnya seperti buah jambu citra, jambu biji kristal, jambu biji merah, jeruk, kelengkeng, belimbing dan beberapa jenis buah lainnya. Wisatawan juga dapat menikmati buah yang dipetiknya sembari duduk rileks di bawah rimbunnya pohon yang tumbuh di lokasi tersebut

Meski masih dalam tahap persiapan, namun agrowisata ini bakal bisa memuaskan wisatawan khususnya pencinta tanaman serta penyuka alam bebas.‎ Rencananya, agrowisata Bogar akan resmi mulai dibuka pada libur lebaran tahun ini.

Ketua pengelola Bogar,  Abdi Legowo menuturkan, ide mengembangkan wisata agro petik buah mulai dijalankan sejak dua bulan lalu. Hal ini dilatarbelakangi dari luasnya kebun buah-buahan di Desa Karangcengis dan panen yang melimpah. Jika musim panen raya tiba, harga buah-buahan bisa anjlok di kalangan petani.

“Kami memberdayakan petani untuk diajak bergabung dalam Botania Garden. Petani tidak mengeluarkan biaya tambahan, justru mendapat keuntungan lebih jika menjual ke wisatawan. Kalau dijual ke tengkulak kan jauh di bawah harga pasaran.” kata pegiat wisata Desa Karangcengis kepada lintas24,com dan tabloid elemen.

Untuk melayani wisatawan, Abdi bersama teman-temannya pun membagi tugas. Mulai yang mengatur parkir kendaraan, pemandu kebun, tenaga pemasaran, ahli pertanian yang bisa menjelaskan cara memetik buah yang benar hingga cara budi dayanya dan khasiat dari buah tersebut.

“Kebetulan ada satu teman kami yang pernah belajar di agrowisata buah di Plantera Fruits Paradise Kendal,” ujar Abdi Legowo.

Salah satu pengunjung, Susanto warga Jalan Sekar Seroja Perumahan Griya Abdi Kencana mengapresiasi tempat wisata ini. Pasalnya, letaknya tidak terlalu jauh dari Pusat Kabupaten, dan dengan wiisata edukasi ini sangat cocok untuk pengenalan kepada anak-anak.

“Luar biasa terobosan idenya, patut diacungi jempol,”ungkap bapak dua orang anak kelahiran Purworejo ini.

Santo menambahkan, wisata edukasi ini memang perlu ditumbuhkan di Purbalingga. Edukasi tentang menanam, merawat hingga memanen hasil perlu diajarkan kepada anak-anak. Selain itu juga tersirat edukasi dagang, setelah memetik dan akan dibawa pulang, harus ditimpang dulu, setelah itu dibayar.

“Istimewa sekali, keren idenya. Saya bisa menikmati buah jambu citra, rasanya segar sekali. ora nandur nanging bisa panen (tidak menanam tapi bisa memanen),”ungkap Santo.

Bogar Karangcengis saat ini belum beroperasi resmi, nantinya pengunjung yang masuk akan diberikan topi caping untuk peneduh jika suasana panas dan diberi tempat keranjang kecil untuk memetik buah. Saat ini, tengah disiapkan gasebo, sarana MCK, warung di tengah kebun, dan prasarana pendukung lain.

Wisatawan yang datang hanya dikenakan tiket sebesar Rp 5.000. Dengan tiket ini wisatawan akan mendapatkan satu cup jus buah atau mendapatkan dua buah jambu citra. Wisatawan juga bisa dengan bebas masuk ke kebun dan menikmati suasana kebun yang rindang. Jika akan membawa pulang buah-buahan itu, bisa memetik sendiri dan nanti tinggal ditimbang di tempat yang disediakan. (yoga tri cahyono)

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!