by

BNNK Akan Razia Seluruh Tempat Hiburan

-Daerah-dibaca 148.51Rb kali | Dibagikan 59 Kali

TENGAH-2-

CILACAP – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cilacap, kembali merazia sejumlah tempat hiburan malam dan pusat kebugaran di kota Cilacap.

Razia digelar Kamis (18/2) malam hingga Jumat dini hari. Dalam razia tersebut BNNK Cilacap menggandeng Polres Cilacap dan Polisi Militer (PM) Cilacap.

Tempat hiburan yang malam itu didatangi tim BNNK Cilacap yakni Executive Club Karaoke di kompleks Hotel Dafam.

Meski hanya menjumpai beberapa pengunjung, petugas tetap menggelar tes urine terhadap mereka, termasuk para pemandu lagu (PL).

Dalam kesempatan tersebut BNNK Cilacap juga menggelar tes urine terhadap pengunjung, terapis, dan karyawan pusat kebugaran Relique Spa yang juga berada di kompleks Hotel Dafam.

Setelah merazia dua tempat tersebut, BNNK Cilacap mendatangi Infinity Karaoke serta Avior Karaoke.

Di dua tempat karaoke itu, petugas BNNK Cilacap juga memeriksa urine pengunjung maupun para PL.

Usai razia, Kepala BNNK Cilacap AKBP Edy Santosa mengatakan, dalam kegiatan yang dilaksanakan di empat tempat tersebut, pihaknya melakukan tes urine terhadap 126 orang.

“Hasilnya, dari 126 orang itu tidak ada yang positif, semua negatif,” katanya

 

Menurutnya, itu memang bukan target BNNK Cilacap. Sebab, targetnya bukan mencari hasil melainkan menekan peredaran narkoba dan penyalahgunanya di Cilacap.

Ditambahkan, pihaknya akan menekan laju prevalensi yang merupakan persentase dari penelitian yang dilakukan BNN bersama Universitas Indonesia.

“Ini kalau tidak kita tekan, peredaran narkoba di Cilacap ini menjadi menggejala, akan menjadi lebih besar lagi,” tandasnya.

Perlu diketahui, Cilacap sudah mendapat perhatian khusus baik dari BNNK Cilacap maupun BNN Pusat, sehingga razia harus dilakukan secara aktif guna menekan peredaran narkoba di Cilacap.

Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan oleh BNNK dan analisis intelijen, peredaran narkoba di Cilacap sudah menggejala dan merata.

Gejala ini sudah sangat membahayakan. Apalagi di sini ada pelabuhan, Nusakambangan, dan Nusakambangan sendiri tidak akan ada habis-habisnya.

Terkait hal itu, Edy mengatakan bahwa pada awal jabatannya sebagai Kepala BNNK Cilacap dia menargetkan untuk merazia seluruh tempat hiburan di Kabupaten Cilacap.

Setelah tempat hiburan, pihaknya menginjak ke instansi, perusahaan, dan selanjutnya tempat-tempat lainnya, termasuk seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Cilacap.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap termasuk Bapak Bupati. Artinya, sudah mohon izin untuk melakukan tes urine terhadap seluruh aparat pegawai negeri sipil, karena sudah aturan bahwa PNS harus bebas dari narkoba dan dicek setiap setahun sekali,” kata mantan Kepala BNNK Purbalingga itu. (estanto)

Comment

Berita Lainnya