by

BLH Peroleh Sertifikat Akreditasi Lingkungan. Adjar: Kami Akan Hati-hati dan Profesional

-Daerah-dibaca 109.48Rb kali | Dibagikan 66 Kali

UPT Lab Lingkungan BLHIMG-20160201-WA0012

CILACAP – Sertifikat akreditasi yang diperoleh UPT Laboratorium Lingkungan pada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Cilacap, Selasa (29/12/2015) lalu dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai laboratorium penguji air permukaan, membuat UPT ini harus mengimplementasikan ISO SNI/ISO IEC 17025 Tahun 2008, yakni dengan merombak struktur organisasi yang selama ini melekat pada lembaga pemerintah.

Ketentuan tersebut dilaksanakan minimal tiga bulan dengan menerapkan aturan yang ada dalam peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 06 Tahun 2009 sebagai Laboratorium Lingkungan Hidup.

“Dengan mendapat sertifikat akreditasi, kami punya wewenang menguji sampel yang sudah bisa dipercaya, tidak hanya di tingkat nasional tapi juga dunia,” kata Kepala BLH Cilacap Adjar Mugiono, Senin (15/2).

Dikatakannya, pasca diterimanya akreditasi Desember tahun lalu, laboratorium lingkungan kini bisa melayani pengujian kualitas lingkungan sesuai standar nasional dan internasional.

Dengan demikian, UPT Laboratorium Lingkungan BLH Cilacap merupakan laboratorium lingkungan pertama yang mendapat sertifikat akreditasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Karena di Cilacap banyak perusahaan besar berdiri, Adjar mengharapkan mereka baik yang berizin lingkungan maupun tidak untuk memeriksakan kualitas lingkungannya di UPT Laboratorium Lingkungan BLH.

“Agar kami dapat lebih meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat dan para pelaku usaha di Kabupaten Cilacap yang membutuhkan pengujian air permukaan,” ucapnya.

Disinggung mengenai perusahaan yang telah menggunakan jasa UPT Laboratorium Lingkungan BLH, Adjar tidak menampik bahwa sebelum mendapat akreditasi, jumlah perusahaan yang mendaftar kecil dan mereka mengujikan sampelnya ke tempat lain.

“Namun setelah kami mendapat akreditasi, banyak perusahaan yang mempercayakan sampel uji lingkungannya kepada kami. Dulu, sebelum ada sertifikat kami membatasi sebulan 15 hingga 21 sampel per bulan, sekarang kami menerima sampel berapa pun. Tapi karena tenaga terbatas, kami tetap menerapkan batasan yang disesusaikan dengan keadaan,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan ini tentu diharapkan mampu meningkatkan jumlah pelanggan yang membutuhkan pelayanan laboratorium lingkungan, khususnya dalam pengujian air permukaan.

Persyaratan teknis yang harus ditempuh menuju akreditasi adalah persyaratan manajeman yang terdiri dari 15 item dan persyaratan teknis 10 item.

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi dan dilaksanakan dalam kegiatan laboratorium setiap harinya dan didokumentasi dalam dokumen mutu, maka Tim Assesment yang terdiri dari beberapa asesor dari KAN dan Pusarpedal melakukan assesment ke UPT Laboratorium Lingkungan BLH Cilacap.

Pamungkas, Adjar menandaskan bahwa akreditasi ini berlaku empat tahun dengan evaluasi sekali dalam setahun.

“Jika dalam setahun kita jeblok, ya perpanjangan akreditasi sulit direalisasikan. Untuk itu kami sangat berhati-hati dan bekerja secara profesional setelah predikat ini kami terima,” pungkasnya. (estanto)

Comment

Berita Lainnya