by

Bioskop Misbar Purbalingga Jadi Saksi Pembukaan FFP 2020 Ditengah Pandemi Covid-19

-Teknologi, Update-dibaca 9.57Rb kali | Dibagikan 43 Kali

Festival Film Purbalingga (FFP) ke-14 resmi dibuka. Pembukaan festival film di masa pandemi ini dengan menerapkan protokol kesehatan. Sekira 45 penonton yang didominasi pelajar duduk di tribun Bioskop Misbar Purbalingga yang terletak di Usman Janatin Purbalingga City Park, Sabtu malam, (24 Oktober 2020).

Baca Juga: Festival Film Purbalingga ke 14 tahun 2020 Siap Digelar Ditengah Pandemi Covid-19

Baca Juga: Asyik, Akhirnya Bisa Nonton Bioskop Misbar Purbalingga

Pemukulan gong oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga Setiyadi menandai dimulainya FFP yang akan berlangsung hingga Sabtu (31 Oktober 2020) dan disiarkan secar langsung lewat kanal youtube Misbar Purbalingga.

Baca Juga: Cinema Lovers Community Siap Gelar Festival Film Purbalingga 2020

Baca Juga: Bekraf  Hibahkan Bioskop Misbar Ke CLC Purbalingga

“Saya mengapresiasi FFP meski di tengah situasi pandemi Covid-19 karena ternyata masih tetap dilaksanakan dengan baik meski dengan segala keterbatasan. Sebuah komunitas yang digagas masyarakat dan mampu berkontribusi nyata, ini bukan hal yang mudah,” ungkapnya.

Baca Juga: Asosiasi Dokumenteris Nusantara Korda Banyumas Raya Berdiri

Baca Juga: “KPK Rika Ora Dewekan” Bukti Keprihatinan Pegiat Seni Purbalingga

Direktur FFP, Bowo Leksono, pihaknya merasa beruntung, FFP tahun ini dalam situasi pageblug, namun sudah memiliki ruang berkreasi yaitu Bioskop Misbar Purbalingga. Pembukaan FFP yang biasanya di desa dengan diawali program Layar Tanjleb, karena situasi pandemi, festival yang memasuki tahun ke-14 ini seluruhnya digelar di Bioskop Misbar Purbalingga yang merupakan bantuan hibah Badan Ekonomi Kreatif yang kini menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Baca Juga: Minikino Film Week 6, Bali International Short Film Festival Resmi Berakhir

Baca Juga: Rentetan Prestasi Minikino dan Persiapan Minikino Film Week 6 Tahun 2020 di Bali

“Sehingga lebih memudahkan dalam mengatur kegiatan dan penonton agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan tetap nyaman,” jelasnya.

Baca Juga: Desa Cikidang Banyumas Rayakan HUT RI Ke-75 dengan Lomba “Film Pendek Masyarakat di Era Pandemi Covid-19”

Baca Juga: Bekraf Sebut Industri Film Indonesia Banyak Ketimpangan

Pada kesempatan malam hari itu, diputar dua film kompetisi pelajar dan satu film non-kompetisi. Film kompetisi yang diputar yaitu film fiksi “Temandang” sutradara Salsa Nurlaini dari SMK Negeri 1 Gombong Kebumen dan film dokumenter “Tatap Muka” sutradara Mar Atul Fadzilah dari SMA Negeri Bukateja Purbalingga. Sementara terakhir diputar film tamu yaitu “Mundur” sutradara Bambang Kuntara Murti produksi Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam pembukaan festival yang digagas Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga, juga menampilkan musik modern yaitu Pipit and Friends dari Purbalingga dan tari tradisi yaitu pelajar dari SMA Negeri Kemangkon Purbalingga. Selama penyelenggaraan festival film ini disiarkan secara langsung lewat kanal youtube Misbar Purbalingga, sehingga jangkauan penonton bisa semakin luas.

Comment

Berita Lainnya