Berubah, Penamaan Dapil Purbalingga Pemilu 2019

By: On: Dibaca: 7,058x
Berubah, Penamaan Dapil Purbalingga Pemilu 2019

KPU Daerah (KPUD) Purbalingga telah menetapkan jumlah kursi DPRD Purbalingga tetap berjumlah 45 (empat puluh lima) karena jumlah penduduk Purbalingga masih di bawah 1.000.000 (satu juta). Sedangkan jumlah Dapil yang oleh beberapa Partai Politik (Parpol) diajukan bertambah, tetap berjumlah 5 (lima) dapil, hanya saja berubah nama.

Ketua KPUD Purbalingga, Sri Wahyuni mengatakan, hal ini merujuk keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Nomor 276/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang penetapan daerah pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Tengah dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

“Nama Dapil mengalami perubahan dan sudah dialokasikan jumlah kursinya,”ungkapnya kepada cyber media lintas24.com Sabtu (14 April 2018).

Untuk Pemilihan Umum DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Tengah lanjut Sri Wahyuni, Kabupaten Purbalingga masuk Dapil 10 bersama Kabupaten Kebumen dan Banjarnegara. Alokasi kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah bertambah menjadi 120 (seratusdua puluh) kursi yang sebelumnya hanya 100 (seratus) kursi yang otomatis harus menambah jumlah Dapil.

“Pada Pemilu 2019 masuk Dapil 7 sekarang masuk Dapil 10 dan jumlah kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah bertambah 20 (dua puluh) kursi menjadi 120 kursi. Oleh sebab itulah Purbalingga termasuk ke dalam Dapil 10 karena ada penambahan jumlah Dapil,”ungkap Sri Wahyuni

Sri Wahyuni menambahkan, untuk Pemilihan Umum DPRD Kabupaten Purbalingga, terjadi perubahan nama Dapil dan jumlah alokasi kursi dikarenakan jumlah penduduk yang digunakan untuk pembagi jumlah kursi juga mengalami perbedaan.

“Penamaan Dapil mulai dari Kecamatan Kota dan berputar searah jarum jam,”ungkap Sri Wahyuni

Ia menjelaskan, untuk Dapil Purbalingga 1 yang meliputi kecamatan Bukateja, Kemangkon dan Purbalingga mempunyai alokasi kursi sebanyak 9 (sembilan) kursi dengan jumlah penduduk 192.796.  Dapil Purbalingga 2 yang meliputi kecamatan Bojongsari, Kalimanah, Kutasari dan Padamara mempunyai alokasi kursi sebanyak 10 (sepuluh) kursi dengan jumlah penduduk 216.054,  Dapil Purbalingga 3 yang meliputi kecamatan Bobotsari, Karangjambu, Karangreja dan Mrebet mempunyai alokasi kursi sebanyak 9 (sembilan) kursi dengan jumlah penduduk 196.148.

Selanjutnya Dapil Purbalingga 4 yang meliputi kecamatan Karanganyar, Karangmoncol, Kertanegara dan Rembang mempunyai alokasi kursi sebanyak 10 kursi dengan jumlah penduduk 198.327.   Dapil Purbalingga 5 yang meliputi kecamatan Kaligondang, Kejobong dan Pengadegan mempunyai alokasi kursi sebanyak 7 (tujuh) kursi dengan jumlah penduduk 149.979.

“Dapil 1 berubah menjadi Dapil 4, Dapil 2 menjadi Dapil 5, Dapil 3 menjadi Dapil 1, Dapil 4 menjadi Dapil 2 dan dapil 5 menjadi Dapil 3. Sosialiasi mengenai jumlah kursi dan nama Dapil sudah mulai dilakukan melalui berbagai cara dan media,’ungkapnya.

Dia menambahkan, masyarakat perlu tahu tahu dan diedukasi agar tidak terjadi apatisme terhadap sistem demokrasi yang ada di Indonesia.

“Kami mensosialisasikan sudah dari tahapan yang lalu. Tidak hanya mengenai Pileg (pemilihan legislatif) yang di dalamnya ada DPR dan DPRD, kami juga getol mensosialiasikan pendaftaran anggota DPD beberapa waktu lalu yang peminatnya memang minim,” katanya. (mahendra yudhi krisnha)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!