by

Bendoro Raden Ajeng (BRA) Putri Woelan Sari Dewi Siap Maju Pilkada Surakarta

-Politik, Update-dibaca 8.75Rb kali | Dibagikan 21 Kali

Bendoro Raden Ajeng (BRA) Putri Woelan Sari Dewi, cucu Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Pakubuwono ke XII ingin memberikan warna dalam pesta demokrasi lima tahunan di Surakarta, 9 Desember mendatang.

“Jangan sampai Pilkada Surakarta besok hanya diikuti oleh satu pasangan calon (paslon). Ini adalah pesta demokrasi lima tahunan. Berikan masyarakat Surakarta pilihan agar demokrasi ini tetap hidup dan terjaga,” ungkapnya.

Putri Woelan memohon doa restu dari segenap masyarakat Surakarta agar yang sedang ia ikhtiarkan bisa benar-benar terwujud. Terkait kendaraan politik yang akan ia gunakan menghadapi Pilkada Surakarta, Putri Woelan menyatakan sedang menyiapkan koalisi politik.

Sebelumnya, Putri Woelan menyatakan kesiapannya mendampingi Achmad Purnomo jika Wawali Surakarta aktif itu bersedia maju menjadi cawali dalam Pilkada Surakarta 2020. Ia telah menemui Purnomo di kediaman pribadi Purnomo di Jalan Bhayangkara Laweyan Surakarta pada Juli 2020.

Putri Woelan menjelaskan, pertemuan terjadi sebelum orang nomor dua di Kota Bengawan itu divonis positif Covid-19. Ia menilai sosok Purnomo sebagai figur sentral dalam Pilkada Surakarta 2020.

“Saya sowan Pak Pur karena situasi politik di Surakarta menjelang Pilkada tidak bisa lepas dari peran beliau. Jadi saya silaturahmi dengan Pak Pur,” tuturnya.

Dalam pertemuannya dengan Purnomo, Putri mengaku membahas dinamika politik Surakarta menjelang Pilkada. Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi harus dilakukan, terlepas dari apakah Purnomo mau meramaikan bursa cawali Surakarta atau tidak.

“Terlepas apakah Pak Pur kersa [mau] maju atau tidak, secara attitude saya harus tetap menjalin komunikasi dan menggalang dukungan dari semua pihak,” imbuh Putri Woelan.

Akan tetapi, Putri berharap Purnomo mau maju sebagai calon wali kota (cawali). Jika Purnomo mau menjadi cawali, Putri pun siap mendampinginya sebagai calon wakil wali (cawawali).

“Jika nanti Pak Pur berkenan saya siap di posisi AD 2. Namun, jika dalam perkembangannya Purnomo tidak bersedia maju sebagai cawali, saya bertekad tetap maju sebagai cawali/cawawali,” katanya

Comment

Berita Lainnya