by

Bawaslu Purbalingga Temukan Nama WNA Banglades Masuk Daftar Pemilih Pilkada Purbalingga

-Politik-dibaca 3.90Rb kali | Dibagikan 16 Kali

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga menemukan nama warga negara asing (WNA) masuk ke dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Kabupaten Purbalingga 2020.

“Berdasarkan hasil pencermatan dan pengawasan, Bawaslu menemukan ada satu orang WNA yang masuk DPS oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga,” kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad kepada media siber lintas24.com, Minggu (20 September 2020).

Misrad merinci, setelah dilakukan penelusuran dan pengawasan, ditemukan ada seorang WNA asal Bangladesh, yang masuk ke dalam DPS. Memastikan kebenaran data, Bawaslu Kabupaten Purbalingga menggunjungi rumah keluarganya yaitu di Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga.

“Berdasarkan hasil konfirmasi kepada keluarganya dibenarkan bahwa nama yang masih masuk dalam DPS tersebut secara kependudukan masih WNA,” ujar dia.

Misrad menjelaskan, dalam Pasal 57 ayat 1 UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada sudah jelas disebutkan. Untuk menggunakan hak memilih, pemilih adalah WNI. Terkait ketentuan pemilih, lebih detail juga dijelaskan dalam PKPU Nomor 19 Tahun 2019 Pasal 5.

“Pada pasal tersebut diterangkan DPS Pilkada merupakan data pemilih hasil rekapitulasi secara berjenjang dari PPS dan PPK yang sebelumnya telah dilakukan proses pencocokan dan penilitian (coklit) oleh jajaran KPU. Hasil DPS itu selanjutnya akan ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT),” jelasnya

Terkait adanya temuan WNA masih masuk dalam DPS itu lanjut Misrad, Bawaslu akan menyampaikan saran perbaikan kepada KPU Purbalingga.

“Ini untuk ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan. Sesuai PKPU Nomor 5 Tahun 2020, jadwal penetapan DPT yakni 9-16 Oktober 2020 dan saat ini memasuki masa uji publik DPS,” kata Misrad.

Ia menuturkan, Bawaslu meminta kepada masyarakat dan pihak terkait untuk berpartisipasi memberikan masukan pada daftar pemilih Pilkada Serentak 2020.

DPS yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Purbalingga pada 10 September 2020, yaitu ada 744.428, dengan rinci adalah 374.316 laki-laki dan 370.112 perempuan, tersebar di 2.129 TPS

Komisioner KPU Kabupaten Purbalingga, Divisi Parmas, SDM, dan Kampanye, Andri Supriyanto mengatakan, DPS masih dimungkinkan terdapat TMS yang masuk. Pihaknya melakukan uji publik sesuai PKPU Nomor 5 Tahun 2020. Pada uji publik kami memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mencermati DPS. Bila ada pemilih yang belum masuk dalam DPS, bisa langsung hubungi PPS setempat untuk didaftar

“Bahwa uji publik dilaksanakan pada 19-28 September 2020. Terkait nama yang TMS, atas nama MF, di TPS 11 Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, pihak akan melakukan pencermatan lebih lanjut. Nama itu tidak akan muncul di DPSHP atau DPT, pada tahap penetapan 9-16 Oktober 2020. Sehingga pada saatnya DPT menjadi akurat dan mutakhir,” tegasnya

 

 

 

Comment

Berita Lainnya