Bawa Ganja 20 Gram, Kurir Narkoba Ditangkap

By: On: Dibaca: dibaca 87.29Rbx
Bawa Ganja 20 Gram, Kurir Narkoba Ditangkap

CILACAP – Setelah diselidiki selama satu bulan oleh petugas Satres
Narkoba Polres Cilacap, seorang kurir narkoba jenis ganja ditangkap.

UY alias Komeng (26) ditangkap di sebuah tempat pencucian mobil di
Jalan Raya Gandrungmangu, Desa Margamulya, berikut barang bukti ganja
seberat 20 gram.

Menurut Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya didampingi Kasubbag
Humas AKP R Bintoro Wasono dan Kasat Res Narkoba AKP Sumanto,
tersangka Komeng yang tercatat sebagai warga Dusun Medeng, Desa
Bulaksari, Kecamatan Bantarsari, ditangkap saat berada di sebuah
tempat pencucian mobil, Desa Margamulya, di Jalan Raya Gandrungmangu.

“Penangkapan terhadap tersangka merupakan hasil penyelidikan anggota
Satres Narkoba Polres Cilacap selama satu bulan terkait peredaran
narkoba, khususnya ganja di wilayah Gandrungmangu,” katany, Senin
(8/6).

Saat ditangkap, kata dia, petugas menemukan barang bukti satu paket
ganja seberat 20 gram yang tersimpan dalam tas plastik warna hitam
serta satu unit telepon seluler merek Nokia.

Tersangka beserta barang bukti segera dibawa ke Mapolres Cilacap guna
penyelidikan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku merupakan perantara,
karena ganja tersebut bukan milik pelaku. Ganja tersebut merupakan
pesenan dari temannya yang dibeli dengan harga Rp 250 ribu dan pelaku
mendapat upah Rp 150 ribu untuk mengantar pesanan barang haram itu,”
imbuhnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan, hingga saat ini anggota Satres
Narkoba terus menyelidiki komplotan pengedar ganja yang semakin marak
di luar kota Cilacap, terutama di desa-desa.

“Kami mengimbau kepada orang tua agar lebih memperhatikan serta
mengawasi pergaulan anaknya dan menjaga jangan sampai anak-anak kita
terjerumus menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Tersangka bakal dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 111 ayat 1
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman
hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun serta pidana
denda paling sedikit Rp 1 miliar serta paling banyak Rp 20 miliar.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!