Menu
Media Online Terpercaya

ASN di Purbalingga Bakal Pakai Blangkon Soedirman Setiap Tanggal 18

  • Share
Blangkon Soedirman produk kreasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Purbalingga diharapkan menjadi produk unggulan.
Blangkon Soedirman produk kreasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Purbalingga diharapkan menjadi produk unggulan.

Blangkon Soedirman produk kreasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Purbalingga diharapkan menjadi produk unggulan.

Blangkon ini merupakan produk khas Purbalingga yang diciptakan oleh Maksudi, perajin blangkon yang tinggal di Desa Tegalpingen, Kecamatan Pengadegan.

“Diciptakan sekitar tahun 2019, yang memiliki ciri berbeda dengan blangkon gaya Yogya, Solo, Banyumas dan Sunda,” tutur Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Purbalingga Rizal Diansyah di sela kunjungan Menkop dan UKM

Rizal mengatakan, pihaknya menggandeng DinkopUKM, perajin, Perwira Craft dan perajin batik untuk produksi secara masal. Rencananya blangkon akan dijadikan souvenir dan juga ikon baru Purbalingga. Termasuk saat kunjungan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Sabtu (21 Agustus 2021).

“Rncananya akan menjadi perlengkapan pakaian adat jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Purbalingga yang dikenakan setiap tanggal 18,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Purbalingga Budi Susetyono menyatakan siap untuk mendukung pengembangan Blankon Soedirman dan produk unggulan lainnya. Pihaknya membina para perajin dari sisi produksi sampai promosinya.

“Ini akan menjadi ikon baru Purbalingga,” ungkapnya didampingi Kabid UKM Adi Purwanto.

Blangkon Soedirman terinspirasi dari penutup kepala tradisional Jawa yang dikenakan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman. Pahlawan nasional kelahiran Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang pada 24 Januari 1916.

 

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *