Asap Dapur Berdampak Buruk pada Kecantikan Kulit Wajah

By: On: Dibaca: dibaca 76.26Rbx
Asap Dapur Berdampak Buruk pada Kecantikan Kulit Wajah

Banyak yang sudah memahami bahwaasap rokok pemicu kerusakan kulit wajah. Namun tak cukup di situ,dampak buruk asap dapur bagi kulit wajah pun perlu diperhatikan.

Hal ini terungkap melalui penelitian terbaru yang dilakukan oleh profesor yang ahli dalam bidang onkologi dan radiologi. Fakta medis ini diungkapkan oleh dr. Lula Kamal saat acara peluncuran merek perangkat dapur asal Cina, Fotile, di Bali Room Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (7/5).

Lula memperkuat pernyataannya dengan mengatakan bila sebenarnya asap rokok tidak lebih buruk dari asap dapur yang dihasilkan saat memasak atau mengolah masakan.

Parahnya, dampak buruk asap dapur bisaberdampak langsung pada kondisi permukaan kulit wajah akibat bekas pembakaran atau oksidasi yang mengeluarkan beragam zat kimiawi semisal CO2 (karbon dioksida), SO2 (sulfur dioksida), dan NO2 (nitrogen dioksida).

“Sesungguhnya, bahaya asap dapur sejak dulu sampai sekarang sama saja. Terlebih, zaman dulu orang memasak pakai kayu bakar yang menghasilkan asap lebih banyak akibat pembakaran tidak sempurna, seperti kebiasaan memasak di India dan Pakistan,” ujar Lula pada TabloidNova.com .

Alasan mengapa temuan medis ini baru saja muncul beberapa tahun belakangan, Lula menyakini bahwa penyebabnya karena model ventilasi rumah modern sekarang ini justru lebih membuat asap dapur sulit hilang dan diserap oleh tubuh kita.

D ampak buruk asap dapur bagi kulit wajah di antaranyaadalah menyebabkan wajah menjadi kering karena terkikis kelembapan alaminya, kusam, seperti terbakar, warna yang menggelap, serta berminyak.

Umumnya, para perempuan merasa hal ini terjadi dikarenakan pola makan dan hidup yang tidak sehat dan teratur, padahal masalah asap dapur menjadi faktor pendukung lainnya.

“Kulit adalah yang membungkus organ tubuh kita, yang paling utama terkena asap dapur saat memasak ini ialah area kulit wajah, “ saran Lula.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!