by

Arus Balik ke Jakarta 171.046 Kendaraan Turun 69 Persen

-Peristiwa, Update-dibaca 4.43Rb kali | Dibagikan 62 Kali

Kendaraan yang masuk ke Jakarta pasca-lebaran 2020 melalui arah Timur, Barat, dan Selatantercatat sebanyak 171.046 unit. Jumlah tersebut terhitung sejak Senin (25 Mei 2020) hingga Rabu (27 Mei 2020)

” PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat distribusi lalu lintas menuju Jakarta sebesar 31,7 persen dari arah Timur, 34,2 persen dari arah Barat, serta 34,1 persen dari arah Selatan,” kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru Santoso Heru dalam siaran pers, Kamis (28 Mei 2020).

Ia menuturkan, volume arus lalu lintas tersebut turun sebesar 69 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah timur dikontribusi dua Gerbang Tol ( GT) pengganti GT Cikarang Utama.

“Kedua GT pengganti tersebut yakni GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi,” tuturnya.

Rinciannya sebagai berikut, GT Cikampek Utama 2 dengan jumlah 30.645 kendaraan menuju Jakarta atau turun sebesar 49 persen. GT Kalihurip Utama 2, dengan jumlah 23.650 kendaraan atau turun sebesar 89 persen. Angka tersebut turun sebesar 80 persen dibanding momen mudik Lebaran tahun lalu.

Sementara, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa sebesar 58.426 kendaraan atau turun sebesar 52 persen. Ada pun jumlah kendaraan menuju Jakarta dari arah Selatan melalui GT Ciawi 2 sebesar 58.325 kendaraan atau merosot sebanyak 63 persen.

 

 

Comment

Berita Lainnya