APBD Purbalingga 2016 Ditetapkan

By: On: Dibaca: 109,367x
APBD Purbalingga 2016 Ditetapkan

 

DPRD Minta Pembangunan Dilakukan Tepat Waktu

kantor dprd purbalingga

 

PURBALINGGA-DPRD Purbalingga mengharapkan agar di APBD 2016 tidak ada proyek fisik yang terlambat atau bahkan mangkrak dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu dewan meminta agar eksekutif segera melakukan persiapan terkait pelaksanaan APBD 2016.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Purbalingga Tongat SH, usai Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penetapan RAPBD 2016, Senin (30/11). Disampaikan, eksekutif agar segera menyusun jadwal  rencana dan dokumen  kegiatan. Sehingga pembangunan sudah dapat dilaksanakan di awal tahun anggaran. “Penetapan APBD sudah dilakukan tepat waktu, pelaksanaan proyek fisik juga harus  tepat waktu,” ungkapnya.

Pihaknya juga menyarankan agar  Pemkab melakukan evaluasi dan identifikasi permasalahan dan hambatan  yang terjadi pada kegiatan pembangunan. Baik pada pembangunan yang sedang dilaksanakan atau belum dilaksanakan. “Dengan demikian dapat segera diambil langkah-langkah perbaikan,” ujarnya.

Selanjutnya mencermati jumlah Silpa dalam RAPBD tahun 2016, maka dewan meminta Pemkab segera  melakukan langkah-langkah percepatan penyerapan anggaran  serta optimalisasi belanja APBD tahun anggaran 2016. Tujuannya adalah untuk menghindari potenmsi besarnya Silpa pada tahun anggaran 2016. “Untuk kegiatan yang anggarannya belum cukup di RAPBD tahun 2016, maka alokasi anggaran akan ditambahkan di RAPBD Perubahan tahun 2016,” lanjutnya.

Sementara itu Penjabat Bupati Purbalingga Budi Wibowo menyampaikan  RAPBD 2016 yang telah diserahkan ke DPRD telah dibahas Dalam rapat komisi bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hasil pembahasan selanjutnya dibahas oleh Badan Anggaran bersama Tim Anggaran.

“Perubahan dinamika dalam pembahasan anggaran dijadikan dasar persetujuan bersama yang ditandatangani pada hari ini,” tandasnya.

Budi menambahkan setelah disetujui, nantinya akan segera ditindaklanjuti dengan penyampaian rancangan Perda APBD 2016 dan rancangan Perbup tentang penjabaran APBD 2016 kepada Gubernur. Budi berharap evaluasi dari Gubernur tidak terlalu lama sehingga bisa langsung ditindaklanjuti menjadi Perda.

“Rancangan perda akan menjadi perda, sedangkan rancangan perbup menjadi perbup,”katanya

Seperti diketahui jumlah  secara keseluruhan RAPBD 2016 meliputi rencana pendapatan daerah sebesar Rp 1,761 triliun.  Rencana anggaran belanja daerah sebesar Rp 1,786 triliun. Rencana Belanja terdiri dari belanja tidak langsung Rp 1,186 triliun dan belanja langsung Rp 600,180 miliar sehingga terjadi defisit sebesar Rp 24,996 miliar

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!