by

Anugrah Dyah Putri Prayogi Siswi SMP Purbalingga Tak Kunjung Pulang. Pamit Berangkat Sekolah

-Peristiwa, Update-dibaca 19.54Rb kali | Dibagikan 126 Kali

Anugrah Dyah Putri Prayogi, siswi kelas IX C SMP Negeri 2 Purbalingga tak kunjung pulang ke rumah di Toyareka RT 3 RW 1, Kecamatan Kemangkon sejak Rabu (4 Novemebr 2020) pekan lalu.

“Kami sudah berusaha mencari informasi ke pihak sekolah dan teman-temannya. Namun, tetap tidak ada informasi atau pun kabarnya,”ungkap keluarga korban, Ahmad Sirojudin, Minggu (8 November 2020)

Ia menjelaskan, keponakannya yang berusia gadis 14 tahun pamit untuk pergi sekolah. Sebelum dinyatakan hilang, korban diminta oleh Esti Mustinah ibunya untuk absen online melalui sambungan telepon selular. Namun, selang beberapa menit kemudian dia mendapatkan telepon dari seorang wanita

“Penelpon dengan suara wanita tersebut meminta dirinya segera menemuinya,” jelasnya.

Ia mengatakan, anak pertama pasangan Kambini dan Esti Mustinahini  pamit kepada orang tuanya untuk berangkat ke sekolah dari sekira pukul 10.00 WIB. Berdasarkan informasi dari pihak sekolah dan teman-temannya, keponakannya ternyata tak pernah sampai ke sekolah.

“Atas izin keluarganya, saya memposting kabar hilangnya korban di media sosial facebook. Saya kemudian mendapatkan telepon dari pengemudi ojek online yang mengantarkan keponakan saya. Pengemudi ojek ini mengatakan, tak mengantarkan keponakannya ke sekolah, karena di tengah perjalanan dia diminta menurunkan keponakan saya di depan Toko Horas,” jelasnya.

Dijelaskan, keponakannya memiliki ciri-ciri tinggi badan 160 centimeter, badang sedang, rambut ikal dan hitam, mata biasa, hidung biasa, serta kulit sawo matang. Saat pergi dari rumahnya, dia menggunakam kaos warna putih dengan corat bergaris ke atas, celana panjang jins warna biru, serta menggunakan sandal jepit warna coklat.

“Dia juga membawa baju ganti 3 setel saat pergi dari rumah, uang Rp 3 juta dan satu unit HP Samsung J2. Dia juga meninggalkan selembar surat. Kami berharap jika ada yang mengenali gadis dengan ciri-ciri seperti di atas, untuk melaporkan ke polisi atau menghubungi kami,” ujarnya.

Baca Juga:  Sembilan Desa di Boyolali Bakal Tergusur Proyek Jalan tol Yogyakarta-Solo

Pihak keluarga juga sudah membuat laporan polisi ke Polres Purbalingga, Kamis (5 November 2020) sekira pukul 10.55 WIB. Laporan diterima Kanit II SPKT Ipda Heru Riyanto. Laporan diterima dengan Nomor : B/03/XI/2020/JATENG/RES-PBG.

 

 

 

Comment

Berita Lainnya