Anggota Bakohumas Purbalingga Harus Tangkal Berita Hoax

By: On: Dibaca: dibaca 35.19Rbx
Anggota Bakohumas Purbalingga Harus Tangkal Berita Hoax

Cyber Media Lintas24.com-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat dan Humas Informasi Komunikasi Publik (Humas dan IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Purbalingga Prayitno mengimbau seluruh Bagian Humas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut bersama-sama memerangi berita hoax

Hal itu diungkapkan Prayitno dalam pelatihan jurnalistik untuk sekitar 60 Anggota Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) se-Jajaran Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang diselanggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purbalingga di aula kantor setempat, Selasa (12 Desember 2017)

Dikatakan Prayitno, tema ini diangkat karena berita bohong atau hoax sudah sangat mengkhawatirkan. Sehingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di kabupaten Purbalingga harus mau proaktif memerangi berita hoax dengan cara memberikan berita yang edukatif dan bisa dipertanggungjawabkan

“Mari kita bersama-sama perangi berita hoax. Hoax dapat didefinisikan sebagai ‘malicious deception’ atau ‘kebohongan yang dibuat dengan tujuan jahat,”ungkap Prayitno.

Dia menjelaskan berita hoax yang hampir setiap saat muncul di media sosial mengandung unsur yang memecah belah dan membawa muatan kebencian. Dia memberi tips agar masyarakat tidak terjebak pada hoax. Diantaranya dengan cross-check dari media satu dengan media lain yang memuat konten sama.

“Dari sana akan terlihat mana yang mempunyai muatan berita hoax dan berita benar,”ungkap Prayitno.

Prayotno menambahkan, selain diminta cepat responsif menghadapi informasi hoak yang berkaitan dengan kebijakan dan tugas di OPD masing-masing. Anggota Bakohumas juga dituntut untuk membangun opini publik yang positif di lingkup tugas dan pelayanannya. Guna membangun opini positif OPD tersebut, anggota Bakohumas juga perlu membekali diri dengan kemampuan menulis rilis berita.

“Anggota Bakohumas pemerintah tidak bisa lagi berada di zona nyaman, tetapi berada dizona kekinian yang dinamis dimana didalamnya terdapat tuntutan untuk dapat bertransformasi ke dunia digital, lebih kreatif dan harus inovatif,” kata Prayitno.

Prayitno menyebut berdasar data data Digital in 2017 Global Overview, dari jumlah penduduk Indonesia sekitar 262 juta jiwa, sebanyak 132,7 juta penduduk diantaranya aktif  menggunakan internet. Dari jumlah pengguna internet itu, sebanyak 106 juta atau 40 persen dari penduduk  Indonesia aktif di sosial media, 78 juta diantaranya aktif  menggunakan facebook. Sementara data penggunaan telepon selular tercatat 371,4 juta atau satu orang bisa menggunakan lebih dari satu telepon selular.

“Semakin banyaknya masyarakat yang melek teknologi informasi, seperti internet dan media sosial, menuntut kepiawaian insan Bakohumas pemerintah untuk terus berinovasi. Apabila Bakohumas Pemerintah sebagai pengelola informasi dan komunikasi publik, tidak kreatif dan inovatif maka akan ditinggalkan oleh masyarakat,” tegas Prayitno.

Prayitno menegaskan, anggota Bakohumas tidak bisa lagi terpaku kaku dalam budaya manual, tetapi harus segera bertransformasi ke budaya digital. Humas Pemerintah tidak bisa lagi mengelola komunikasi publik dengan cara-cara biasa, tetapi harus semakin kreatif dan inovatif. Sudah saatnya anggota Bakohumas pemerintah melakukan transformasi digital melalui  pendekatan pengelolaan konvensional ke multidemisional dengann prinsip multimedia, multi chanel, serta multi platform. Jangan canggung mengunakan tool yang ada dalam mengakses dan mendiseminasikan informasi.

Oleh karena itu, Prayitno mengajak anggota Bakohumas untuk menyikapi informasi hoak dengan memberikan informasi yang berkualitas kepada publik. Bakohumas harus rutin mengumpulkan informasi hoak, baik sebatas lama situs, pesan berantai, atau gambar yang dijadikan basis data informasi hoak.

Bakohumas dimasing-masing OPD membuat kelompok netizen sebagai mitra dalam penanganan informasi hoak dengan melakukan klarifikasi dengan memberikan informasi yang cerdas secara benar,”ungkapnya. (mahendra yudhi krisnha)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!