Alumni SMP 2 Purbalingga, Iluspero 1990 Gelar Temu Kangen

By: On: Dibaca: 138,356x
Alumni SMP 2 Purbalingga, Iluspero 1990 Gelar Temu Kangen

333

Kalau masa lalu itu indah, siapa tahu masa depan bisa lebih indah

Setelah 26 tahun lulus di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Purbalingga, akhirnya alumni 1990 yang terwadahi dalam Ikatan Lulusan Esempe Loro Purbalingga menggelar temu kangen.

Kegiatan ini digelar di rumah makan Warung Djoglo Desa Banteran Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas, Sabtu (9 Juli 2016)

Koordinator Panitia Pelaksana Temu Kangen, Ana Vionita mengungkapkan, kesulitan dan tantangan ketika akan mengadakan temu kangen adalah bagaimana harus mengumpulkan sebanyak-banyaknya teman dan mencari alamat keberadaan kawan yang sudah sekian  lama berpisah.

“Semakin lama perpisahan itu terjadi, maka akan semakin sulit dan penuh tantangan pula untuk mengumpulkan para peserta temu kangen,”ungkap Ana Vionita disela-sela kegiatan.

Ana menambahkan, dengan adanya bebagai kemudahan fasilitas dan sarana teknologi informasi komunikasi yang ada sekarang  seperti internet dan telepon, entah melalui jejaring sosial WhatsApp, facebook, twitter, SMS maupun BBM-an, kendala mengumpulkan mereka yang akan kita undang untuk hadir dalam sebuah acara temu kangen semakin gampang teratasi.

“Meskipun mereka sudah tersebar di mana-mana,”tambah Ana Vionita.

Koordinator Panitia Pengarah, Sumarto menambahkan, temu kangen harus dimaknai sebagai ajang menyambung silaturahmi dan persahabatan, mengenang dan memutar masa lalu yang telah terlewati

Namun, apapun tujuan temu kangen, berjumpa dengan banyak teman lama itu dalam satu tempat sekaligus adalah peristiwa yang akan menorehkan kesan tersendiri bagi kita masing-masing.

“Yang terpenting dalam sebuah temu kangen itu adalah esensinya dan bukanlah sensasinya,”ungkapnya.

Koordinator Iluspero 1990, Indrawan Prasetya mengungkapkan, temu kangen bisa dijadikan ajang bersosialisasi guna merekatkan kembali tali persahabatan.

“Saya yakin, acara temu kangen ini ternyata juga bisa membuat seseorang berumur panjang,”ungkap Indrawan.

Indrawan menegaskan, temu kangen bukan sekadar hura-hura tanpa makna. Temu kangen harus bermakna sebagai alat pemersatu. Memang, bersatu bukan harus seragam, apalagi sama.

“Apapun yang terjadi bisa menjadi hal yang positif bagi kita. Kalau masa lalu itu indah, siapa tahu masa depan bisa lebih indah,”ungkap Indrawan.

Hadir dalam acara temu kangen ini, para guru SMP Negeri 2 Purbalingga, dan 208 orang alumni beserta keluarga. Acara ini dikemas dalam suasana Banyumasan, termasuk didalamnya penataan acara dan iringan musiknya. (yoga tri cahyono)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!