by

Alumni G-28 SMA Negeri I Purbalingga Memugar Rumah Faisal di Desa Kaligondang

Keluarga Besar Alumni SMA Negeri I Purbalingga Angkatan 1989 (Alumni G-28) memugar rumah kecil sederhana. Program ini menyasar kepada rumah Nur Faisal di  RT 03  RW 8 Desa Kaligondang, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga. Peletakan batu pertama untuk rumah milik pria yang biasa disapa Faisal dan berprofesi sebagai penyedia jasa reparasi elektronik ini dilakukan pada Selasa pagi (23 Juni 2020).

Baca Juga: 387 Siswa SMAN 1 Purbalingga Lulus. Diumumkan Secara Online

Baca Juga: SMA Negeri 1 Purbalingga Gelar Prosesi Wisuda 387 Siswa Secara Daring

Ketua Alumni G-28, Arif Wibowo menuturkan, sebelum dipugar, rumah Faisal berupa banguan sederhana berdinding anyaman bambu (gedek-red) serta berlantaikan tanah. Bangunan rumah ini berdiri di atas lahan miliknya yang berukuran 4,5 meter x 6 meter.

Baca Juga: SMA Negeri 1 Purbalingga Luluskan 396 Siswa

Baca Juga: 33 Siswa SMA Negeri 1 Purbalingga Diterima SNMPTN

“Program ini menelan dana Rp 30 juta yang berasal dari teman-teman sekelas Nur Faisal serta sumbangan Alumni G-28. Kegiatan ini kami pretensikan untuk melembagakan solideritas dan kesetiakawanan sosial di kalangan alumni,” katanya kepada cyber media lintas24.com,  Selasa pagi (23 Juni 2020).

Ia mengungkapkan, meskipun baru berusia seumur jagung, Alumni G-28 telah memobilisasi dana alumni hampir Rp250 juta. Ini menandakan bahwa Alumni G-28 adalah organisasi informal  yang dapat dipercaya serta layak untuk terus berkegiatan menebarkan kebaikan.

Baca Juga: Lulusan SMAN 1 Purbalingga Gemilang. 241 Orang Diterima di PTN & Kedinasan

“Menurut istilah teman-teman, ini adalah rumah kebersamaan. Untuk itu, kepada kawan-kawan alumni saya ucapkan terima kasih. Program bedah atau bangun rumah, atau  apa pun namanya, ini mungkin merupakan bentuk implementasi Pancasila riil dan simpel,” tuturnya

Baca Juga: Yusa Abdulah Siswa SMA Negeri 1 Purbalingga Ikuti Jambore Indonesia Bersih dan Bebas Sampah di Tabanan Bali

Ia meyakini bahwa itu semua berkat tradisi transparansi dan akuntabilitas pada setiap pelaksanaan program dan kegiatan. Kohesivitas sosial di G-28 selama ini dapat dimanfaatkan untuk memperkokoh ketahanan dan pengembangan perekonomian alumni sehingga kita tak hanya akan bergerak secara charity tetapi juga memberdayakan/produktif

Baca Juga: Perpustakaan Cita Ganesha SMAN 1 Purbalingga Mewakili Jawa Tengah di Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Nasional

“Kita harus menyiapkan diri dengan keterampilan memadai untuk menghadapi perubahan perilaku pasar di era digital dan industri 4.0,” kata Arif.

Wakil Ketua Alumni G-28,  Ragil Arif Yuwono menambahkan, program ni lebih merupakan stimulan bagi alumni yang selama ini belum beruntung dapat menempati rumah sehat dan berkelanjutan.

“Karena itu, kita hanya membantu Faisal hingga rumah berdiri dengan konstruksi memadai serta tambahan prasarana dasar rumah sehat. Selanjutnya, kami berharap Faisal dapat menyempurnakan proses finishing-nya sendiri,” tuturnya.

Baca Juga: Ciptakan Alat Perangkap Hama SMA 1 Purbalingga  Juara 1 LKTI Nasional

Pimpinan proyek, Budiarto merinci, selain berlantaikan tanah, rumah Faisal selama ini tidak didukung sarana sanitasi yang memadai. Rumah ini tidak memiliki kamar mandi dan toilet sendiri.

Baca Juga: Alumni tahun 1993 SMA Negeri 1 Purbalingga Akan Adakan “Selawe Taun Kumpul Maning”.

“Dalam program ini kita akan membangun bangun rumah kecil sederhana berukuran 4 x 6,5 meter, kata Budiarto

Kepala Desa Kaligondang, Aris Susilo mengapresiasi program ini. Dia berharap kegiatan yang dilakukan Alumni G-28 ini dapat terus berkembang.

“Kami ikut merasa bangga dengan kepedulian Alumni G-28. Semoga program-program yang dilakukan mendapat balasan pahala dariNya,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Sosial Alumni G-28, Margaretha Noviati mengungkapkan, wujud solidaritas sosial Alumni G-28 sejak berdiri setahun lalu tidak hanya berupa program bangun rumah. Sejumlah kegiatan sosial telah berjalan seperti pemberian beasiswa bagi putra-putri alumni yang berprestasi atau tidak mampu. Pada masa pandemi virus corona dan menghadapi bulan ramadan lalu, umpamanya, Alumni G-28 juga membagikan paket sembako seharga Rp700 ribu kepada 31 alumni.

“Kami tidak memandang paket tersebut semata bantuan sosial, tetapi lebih dari itu merupakan bentuk tali asih alumni untuk memperkuat kebersamaan,” ungkapnya.

Senada diungkapkan Kabid Usaha Alumni G-28, Imam Subarkah. Diungkapkan, dalam waktu dekat ini akan digelar kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi bisnis di era digital. Program ini merupakan kolaborasi bidang usaha dan advokasi-pemberdayaan.

“Arah program ini adalah memberikan bekal kapasitas pengelolaan bisnis online, baik mereka yang telah berpengalaman maupun para pemain baru, serta menguatkan jaringan bisnis alumni. Selanjutnya, Alumni G-28 mengawal serta memfasilitasi proses chanelling dan linkage teman-teman,” ungkapnya.

Comment

Feed Berita