Aksi Keren Aiptu Siswanto. Menolong Gadis Kecil Memasang Rantai Sepeda

By: On: Dibaca: 150,697x
Aksi Keren Aiptu Siswanto.  Menolong Gadis Kecil Memasang Rantai Sepeda

DSC_9684

Seorang Polisi dengan cekatan membantu memperbaiki rantai sepeda milik seorang gadis cilik berpakaian seragam batik dan berkerudung putih yang terlepas. Dalam hitungan menit rantai sepeda itu bisa terpasang kembali, walaupun meningkalkan noda oli ditangan.

Aksi keren Polisi itu di simpang empat Pasar Mandiri Purbalingga itu ternyata terekam kamera ponsel milik Hadi Riyanto dan hasil jepretan kamera itu diunggah kedalam grup akun media facebook Info Cegatan Purbalingga dan sekitarnya, Senin (26 September 2016).

siswanto_fb

Hadi Riyanto si pengunggah foto itu menambahkan catatan ringan dalam kolom status “ora sengaja liwat, weruh polisi lagi ndandani rante bocah sekolah, joooos…saluuuut” (tidak sengaja lewat, melihat Polisi sedang memperbaiki rantai sepeda milik anak sekolah, Jos… saluuut).

Sangat fantastis, dalam hitungan jam, foto itu mendapatkan respon dari sekitar 1.600 orang anggota grup dan 164 komentar yang positif. Foto itu bertahan sekitar 14 hari dengan terus menerus mendapat icon jempol sebagai tanda suka.

Dari salah komentar anggota grup itu menyebutkan, bahwa sang Polisi “keren” itu adalah  Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Siswanto yang pagi itu sedang melaksanakan tugas Police Hazard pagi atau yang lebih kita kenal dengan istilah PH pagi.

Aiptu Siswanto merupakan anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purbalingga dari Unit Regrestasi dan Identifikasi (Reg Ident). Ditemui Tabloid Elemen di Kantor Satlantas Jalan Komisaris Noto Sumarsono Purbalingga, Aiptu Siswanto mengakui dan hanya tersenyum.

Pria kelahiran Lamongan 10 Oktober 1973 ini mengungkapkan, kegiatan PH Pagi tersebut di lakukan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat saat pagi hari, dimana kebanyakan masyarakat mulai menjalankan aktifitas mulai dari bekerja maupun sekolah sering sekali tergesa gesa karena dikejar waktu.

“Matur nuwun, matur nuwun (terima kasih-red) untuk teman yang mengunggah foto saya di fesbuk. Nggak ada yang istimewa kok, itu naluri saja, gadis cilik itu  harus cepat sampai di sekolah. Ketika itu, jarum jam sudah menunjukkan pukul 06.30 WIB, kalau tak dibantu memperbaiki, pasti terlambat masuk sekolah,”ungkapnya renyah.

Lulusan Sekolah Polisi Negara tahun 1994/1995 menambahkan, tolong menolong merupakan kewajiban bagi setiap manusia, dengan tolong menolong kita akan dapat membantu orang lain.

“Dengan tolong menolong kita akan dapat membina hubungan baik dengan semua orang. Singkat kata tolong menolong adalah sifat hidup bagi setiap orang. Perlu kita pupuk dan budayakan dalam kehidupan sehari-hari,”ungkap Aiptu Siswanto.

Warga Perumahan Wirasana blok I-12 Purbalingga ini menambahkan, dengan menolong orang lain kita akan mendapatkan kepuasan dan kebahagian yang tak terhingga.

“Saya yakin, dengan mau menolong orang lain, pasti ada orang yang mau menolong kita, berlaku hukum sebab akibat, misalnya jika kita menolong A, namun belum tentu A yang akan menolong kita, bisa saja B yang menolong kita.Dan bisa juga pertolongan itu jatuh kepada anak, istri atau keluarga kita,”ungkapnya.

Secara tidak langsung tambah Aiptu Siswanto, masyarakat akan lebih dekat lagi dengan anggota Polri. Karena, Polri mengemban tugas-tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat; menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk itu, jangan pernah sungkan apalagi takut untuk meminta bantuan kepada Polisi.Misalnya, mau menyeberang jalan tidak berani, dan saat itu melihat Polisi Lalu Lintas sedang berjaga.Panggil saja, minta tolong untuk menyeberangkan,”ungkapnya. (mahendra yudhi krisnha)

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!