Agar Tak Bebani APBD, PIC Perlu Didesain Ulang

By: On: Dibaca: 542,504x
Agar Tak Bebani APBD, PIC Perlu Didesain Ulang

DPRD Kabupaten Purbalingga menyetujui Purbalingga Islamic Centre (PIC), didesain ulang jika pembangunan dilanjutkan kembali. Saat ini, PIC dihentikan pembangunannya, karena tersangkut kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sepakat, tentunya dengan didesain ulang yang sekiranya lebih efisien tetapi tidak mengurangi nilai gunanya. Baik dari segi bangunan maupun anggaran,” katanya Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan SH , Senin (23/7).

Dia menjelaskan, jika tetap menggunakan desain awal, dipastikan akan membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Sehingga, harus dipikirkan untuk melakukan efisiensi, agar tak membebani APBD Kabupaten Purbalingga, ke depan.

Menurutnya, terlepas masih diperlukan untuk proses hukum yang masih berjalan. Pemkab perlu menyesuaikan kemampuan anggaran yang dimiliki untuk pembangunan proyek tersebut.

Pemkab harus merencanakan dan memprioritaskan kegiatan yg menjadi tuntutan kebutuhan masyarakat Purbalingga. Tidak untuk kali ini, tetapi untuk ke depannya. menurutnya, tidak hanya untuk proyek PIC saja, namun juga proyek lainnya. “Serta mengoptimalkan fungsifungsi pengawasan,” tandasnya.

Dia menjelaskan, apa yang diungkapkan olehnya bukan tanpa dasar. Hal itu, juga berkaca pada pembangunan Islamic Center di NTB.

“Di sana untuk pemeliharaan bangunan Islamic Centre dibutuhkan dana yang tak sedikt setiap tahunnya. Jika, hanya mengandalkan pemasukan dari kunjungan atau pun sewa bangunan di PIC, menurut saya berat,” jelasnya.

PIC sendiri merupakan proyek muti years yang membutuhkan dana besar. Berdasarkan, hitung-hitungan awal, pembangunan PIC bisa mencapai lebih dari Rp 100 juta.

Diberitakan beberapa waktu lalu, PIC dipastikan tidak dilanjutkan tahun ini. Sebab, proyek tersebut bermasalah dengan dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Tasdi

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!