9 Maret 2016 Gerhana Matahari Total, Lihatlah Jangan Sia-siakan

By: On: Dibaca: 541,599x
9 Maret 2016 Gerhana Matahari Total, Lihatlah Jangan Sia-siakan

Gerhana-matahari-total-melihat

 

Gerhana Matahari total merupakan feenomena alam yang sangat menarik. Banyak orang bukan hanya pecinta astronomi, untuk sebisa mungkin pergi ke daerah lintasan gerhana untuk menyaksikan langsung fenomena tersebut.

Kini, setelah 33 tahun fenomena langka ini akan terjadi lagi pada tanggal 9 Maret 2016.Jangan sampai masyarakat Indonesia menyia-nyiakan Gerhana Matahari. Dan, tahun 2016 Indonesia sangat beruntung karena beberapa wilayahnya akan menjadi lintasan gerhana matahari total.

Lintasan gerhana matahari total 9 Maret 2016 mendatang akan menyapu sejumlah kota besar mulai dari Palembang, Palangkaraya, Balikpapan, Palu, sampai Ternate dan daerah lainnya di seluruh Indonesia.

Gerhana Matahari total akan terjadi pada pagi hari beberapa jam setelah matahari terbit, sehingga Matahari terlihat pada arah timur. Di Palembang, gerhana Matahari mulai berada pada fase total pada pukul 07.20 WIB.

Sedangkan di Ternate, Gerhana Matahari fase totalnya mulai terjadi pada pukul 09.51 WITA. Durasi fase totalnyapun kurang dari 3 menit, cukup singkat kan.

1983, Indonesia Alami Gerhana Matahari Total

Dikutip dari pemberitaan Kompas pada 16 Mei 1983, Presiden Soeharto mengeluarkan instruksi khusus untuk Menteri Penerangan Harmoko agar memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya itu.

Salah satu caranya adalah dengan membunyikan kentongan atau bunyi-bunyi lainnya pada saat gerhana untuk mengingatkan masyarakat agar tidak menatap matahari secara langsung.

Setelah instruksi disampaikan langsung Presiden, jajaran kementerian mulai bergerak. Mereka menyampaikan pesan mengenai bahaya Gerhana Matahari total melalui TVRI dan RRI serta mendatangi media-media massa lain.

Instruksi Soeharto juga secara cepat menyebar ke pedesaan. Aparat desa mulai menyiapkan panitia pengamanan Gerhana Matahari total.

Sementara itu, tim penerangan yang dikoordinasi Departemen Penerangan berusaha menjangkau semua pedesaan di wilayah Sulawesi Tenggara untuk menyampaikan petunjuk menghadapi gerhana.

Dianjurkan agar beberapa jam menjelang Gerhana Matahari total dipukul kentongan dan beduk masjid sebagai tanda waktu untuk berada di rumah masing-masing. (Kompas, 31 Mei 1983)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!