by

76 TPS di Klaten Bakal Direlokasi, Jika Gunung Merapi Erupsi

-Politik, Update-dibaca 3.38Rb kali | Dibagikan 6 Kali

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten bakal merelokasi 76 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB).

“Apabila Gunung Merapi erupsi sebesar 2010. KPU telah meminta PPK dan PPS di kecamatan Kemalang melakukan pemetaan. Ada tiga shelter dan desa-desa paseduluran.

“Tempat evakuasi akhir ada tiga shelter pengungsi jika erupsinya besar yaitu di Kebonarum, Prambanan dan Karangnongko serta desa paseduluran. Kita sudah meminta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) memetakan, dalam Minggu ini kita akan naik untuk membahas,” ungkap Komisioner KPU Klaten Samsul Huda, Senin (9 November 2020)

Ia menjelaskan, pemetaan dilakukan, karena pelaksanaan pilkada akan lintas kecamatan karena shelter di tiga kecamatan. KPU akan mengundang PPK tiga kecamatan itu. Tempat evakuasi akhir ada tiga shelter pengungsi jika erupsinya besar yaitu di Kebonarum, Prambanan dan Karangnongko serta desa paseduluran.

“Kita sudah meminta PPK dan PPS memetakan, dalam Minggu ini kita akan naik untuk membahas,” kata Samsul.

Pemetaan dilakukan, tegas Syamsul diperlukan sebab pelaksanaan pilkada akan lintas kecamatan karena shelter di tiga kecamatan. KPU akan mengundang PPK tiga kecamatan itu.

“Kita sudah koordinasi dua kali dengan PPK dan PPS Kecamatan Kemalang. Kita petakan ada 18 TPS di tiga desa KRB (kawasan rawan bencana) dan perkembangan terkini dari 18 TPS itu sudah ada tiga TPS yang mengungsi,” bebernya.

“18 TPS (direlokasi) itu dengan asumsi erupsi kecil seperti tahun 2006. Kalau erupsi besar seperti tahun 2010, dimungkinkan 76 TPS se-Kecamatan Kemalang akan direlokasi,” sambungnya.

Untuk skenario jika terjadi erupsi sebesar 2010, tambah Syamsul, KPU telah meminta PPK dan PPS di kecamatan Kemalang melakukan pemetaan. Ada tiga shelter dan desa-desa paseduluran.

Ia menambahkan di tiga desa KRB Klaten, yakni Balerante, Sidorejo, dan Tegalmulyo ada 18 TPS. Rinciannya di Desa Balerante ada empat TPS, Desa Sidorejo 9 TPS, dan Desa Tegalmulyo ada 5 TPS.

“Dari 18 TPS itu ada tiga TPS yang sudah mengungsi pemilihnya. Yaitu TPS 1 Desa Balerante dan TPS 4 dan 5 Desa Tegalmulyo,” katanya.

Namun lanjutnya, apabila kondisi Gunung Merapi masih direkomendasikan hanya sejauh lima kilometer, lanjut dia, maka hanya tiga TPS itu yang akan direlokasi. Jika sampai tanggal 9 Desember kondisi Gunung Merapi, tidak berubah maka TPS tersebut dipindahkan coblosannya.

“Kalau hanya seperti ini hanya tiga TPS yang terpengaruh. Tadi sudah ada pemetaan untuk tiga TPS itu akan dilaksanakan coblosan di sekitar lokasi pengungsian, dan ini sudah ada perencanaan” katanya.

 

Comment

Berita Lainnya