by

5 November 2020, Surat Suara Pilkada Purbalingga Ditargetkan Sudah Dicetak

-Politik, Update-dibaca 18.90Rb kali | Dibagikan 103 Kali

Pencetakkan surat suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ditargetkan sudah bisa dimulai 5 November mendatang. Kemudian dilanjutkan dengan sortir dan pelipatan pada minggu kedua dan ketiga bulan yang sama. Petugas sortir dan pelipatan rencananya 60 orang dengan estimasi untuk 10 hari.

“Kami sudah memiliki gudang sendiri di komplek KPU Purbalingga yang mampu menampung semua logistik dengan aman. Jadi pada saatnya didistribusikan, segera bisa tertangani dengan cepat,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga Divisi Partisipasi Masyarakat Sumber Daya Manusia dan Kampanye, Andri Supriyanto kepada media siber lintas24.com, Senin (12 Oktober 2020)

Ia menjelaskan, pada pekan pertama Desember, semua logistik harus sudah sampai ke tingkat TPS. Terutama H-1 pelaksanaan pemungutan suara, surat suara dan logistik lain harus sudah di TPS. Sedangkan untuk proses pencetakan yaitu dengan cara lelang e-katalog. Lelang tersebut yang menentukan KPU RI. Prinsipnya KPU Purbalingga terus berbenah dan memiliki progres yang signifikan terkait tahapan persiapan pilkada bupati dan wakil bupati tahun 2020 ini.

“Petugas tetap berpegang pada jadwal yang ada. Karena semua sudah dirapatkan. Petugas pelipatan dan sortir juga menerapkan standar protokol kesehatan,” tambahnya.

Andri mengungkapkan, saat ini dibutuhkan 14.903 orang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan 4.258 orang anggota Linmas. Karena untuk mendukung pelaksanaan tahapan pemungutan suara. Jumlah KPPS yang diperlukan 14.903 orang didasarkan adanya 2.129 TPS dikalikan 7 orang per TPS. Artinya saat pencoblosan, satu TPS 7 orang KPPS.

“Sebagai garda terdepan dalam pemungutan suara, KPPS di bentuk dan rekrut oleh PPS di seluruh Desa/Kelurahan,” rincinya.

 

 

Comment

Berita Lainnya