18 Klub Akan Tuntut Menpora Ganti Kerugian Klub

By: On: Dibaca: dibaca 95.20Rbx
18 Klub Akan Tuntut Menpora Ganti Kerugian Klub

18 klub Indonesia Super Lea­gue (ISL) mengusulkan me­­­nun­juk pengacara un­tuk menggugat Menteri Pe­muda dan Olah­raga, Imam Nahrawi. Gu­gatan itu tak lain agar Men­­­pora mau meng­ganti se­mua kerugian yang telah di­tanggung 18 klub selama kom­petisi tak bi­sa digelar.

Seperti diketahui, Men­pora membekukan PSSI da­ri kegiatan apapun. Ke­mu­­­dian, Menpora juga menginstruksikan kepo­lisi­an tidak memberi izin keamanan untuk per­tandingan ISL atau QNB League musim ini. Kondisi ini membuat klub-klub me­nge­luh, karena mengalami ke­rugian.

Manajer Umum Pu­sa­ma­nia Borneo FC, Aidil Fi­tri, mengatakan muncul usul­an untuk menunjuk peng­acara guna menggugat Menpora atas kerugian yang dialami klub-klub usai pembekuan PSSI dan penghenti­an kompetisi.

”PSSI adalah bapak ka­mi, dari klub-klub Divisi Uta­ma maupun ISL. Ke­pu­tus­an kami bulat, kami ti­dak akan mengikuti kompe­tisi di luar PSSI,” kata Aidil Fitri kepada wartawan usai per­temuan 18 klub dengan PT Liga Indonesia di Hotel Par­klane, Jakarta, Rabu (6/5).

Namun, sebelum me­nyiap­­­kan pengacara dan meng­ajukan tuntutan keru­gi­an, 18 klub akan mera­pat­kan terlebih dahulu un­tuk me­ng­umpulkan data kerugi­an. Selain itu, Aidil ju­ga ber­niat menggugat salah satu pro­gram televisi yang mem­be­­ber­kan keuang­an klub, yang sesungguhnya hal itu ber­sifat rahasia.

”Kami juga akan tuntut acara televisi. Kami punya 99 persen saham, ada urus­an ru­­mah tangga kami yang bo­cor,” tegas Aidil.

Sementara itu, Manajer Persebaya Surabaya, Sulai­man Hari Ruswanto membenarkan adanya usulan ten­­­tang tuntutan tersebut. ”Iya benar. Dia yang mengusul­kan ada pengacara un­tuk 18 klub, tapi se­mua­nya belum ada keputusan. Tunggu 12 Mei nanti. Rapat tadi belum ada keputusan dan hanya usul­an turnamen dan itu harus di­pikir­kan klub-klub sebelum RUPS,” ungkapnya.

Di sisi lain Sekretaris Umum Persipura Jayapura, Roc­ky Bebena, berharap Ra­pat Umum Pemegang Sa­ham (RUPS) pada 12 Mei 2015 dapat memberikan so­lusi terbaik untuk kelanjut­an Indo­ne­sia Super League (ISL). Hal ini dikatakannya usai rapat dengan 17 klub ISL bersama PT Liga Indo­ne­sia, pada Rabu (6/5) ma­lam di The Parklane Hotel, Jakarta.

Dari pertemuan yang ber­langsung hampir lima jam itu ternyata belum menghasil­kan keputusan bulat.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!