1040 Peserta Lomba Lari Tandu pecahkan Rekor Muri

By: On: Dibaca: dibaca 59.45Rbx
1040 Peserta Lomba Lari Tandu pecahkan Rekor Muri

Tandu 5

Sebanyak 1040 peserta lomba lari 5 km atau 260 tandu  memecahkan rekor Muri untuk keduabelas kalinya oleh pemerintah Purbalingga selama kepemimpinan Bupati , Tasdi dan Wakil Bupati, Dyah Hayuning Pratiwi. Lari tandu tersebut merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk menyemarakan Festival Jenderal Sudirman, yang diikuti oleh seluruh desa dan kelurahan se kabupaten Purbalingga.

Start lomba lari tandu di Dusun Bantar Benda Desa Grantung Kecamatan Karangmoncol dan finish di halaman Monumen Tempat Lahir (MTL) Jenderal Sudirman. Sebelum melakukan lomba, setiap peserta di tes tensi kesehatannya agar pelaksanaan berjalan baik. Setiap tandu dipanggul oleh empat orang peserta. Pemberangkatan lomba di bagi menjadi 5 kali pemberangkatan dengan selang 5 menit tiap pemberangkatannya. Star pemberangkatan dilakukan oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua Dewan dan Forkompimda.

Deputi manager Muri, Arini Sireger Rekor mengatakan rekor yang diciptakan kali ini tercatat sebagai rekor Muri yang ke 7801 dan lari tandu 5 km belum pernah ada selama ini. Rekor tersebut merupakan rekor yang ke 12 yang didapat sejak kepemimpinan Tasdi-Tiwi. Rekor muri yang di raih Purbalingga menandakan masyarakat Purbalingga mempunyai kreativitas dan prestasi yang patut dibanggakan.

“Rekor Muri yang di raih kali ini diharapkan menjadi semangat juang bagi bangsa dan negara Indonesia,” kata Aryani, Rabu (25/1)

Sedangkan Bupati Purbalingga, Tasdi mengatakan rekor muri bukan tujuan utama namun esensi perjuangan panglima besar Jenderal Sudirman yang harus menjadi sauri tauladan bagi semua masyarakat.  Sebagai bangsa yang besar tentunya tidak boleh meninggalkan sejarah, sehingga sebagai orang Purbalingga harus bangga karena di Purbalingga telah lahir seorang jenderal besar.

“Kemudian menggerakan semangat jiwa patriotisme, meningkatak kerukuran dan kekompakan. Pak Dirman walau sakit masih bisa memimpin gerilya, walaupun sakit raganya tidak sakit jiwanya,” kata Tasdi

Tasdi berharap kepada generasi muda selain sehat raganya juga sehat jiwanya, jangan sampai sebaliknya. Yakni terkena narkoba, masuk ISIS, dan gerakan-gerakan terorisme dan radikalisme. Bukan hanya sekedar lomba lari tandu namun ada misi untuk menanamkan jiwa semangat Pangsar Jenderal Sudirman ke generasi muda.

“MTL akan dibangun oleh Kemenhan dan agenda FJS kedepan juga akan menjadi agenda nasional. Kita juga usulkan HUT TNI bisa dipusatkan di MTL, sehingga kita mempersiapkan lapangan MTL menjadi alun-alun kecil,” pungkasnya.

Pada kesmepatan itu juga diberikan penghargaan Rekor Muri Pemugaran RTLH tebanyak yakni sebanyak 2.150 rumah kepada pemerintah daerah Purbalingga, dan tercacat di rekor muri ke 7.802

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!