10 Hari Kedepan, Jalan Kalijaran Tak Boleh Dilewati

By: On: Dibaca: dibaca 7.66Rbx
10 Hari Kedepan, Jalan Kalijaran Tak Boleh Dilewati

 

Jalur alternatif atau jalur limpahan dari Karanganyar-Karangmoncol imbas perbaikan jembatan Sungai Kuning, membuat ruas Jalan Desa Kalijaran (Karanganyar) rusak parah. Untuk itu, mulai Rabu (29/11) hingga 10 hari kedepan, jalan ditutup total karena pengaspalan.

Akibatnya, arus kendaraan harus memutar sekitar 5 kilometer ketika akan ke Karanganyar-Karangmoncol dan sebaliknya. Pasalnya, perbaikan jembatan Sungai Kuning di ruas jalan utama belum selesai dan jalan masih ditutup.

Rute saat ini, jika dari arah Bobotsari ke Karangmoncol ataupun sebaliknya, hanya bisa melalui jalan alternatif Desa Jambudesa, Maribaya (Karanganyar), ataupun Krangean. Meskipun sudah ada peringatan jalan ditutup, beberapa sepeda motor masih nekat. Akibatnya, terjebak dan tidak bisa lewat sehingga harus memutar balik kembali. Yono, salah satu sopir angkudes mengaku mau tidak mau harus melalui jalan alternatif yang saat ini ditentukan, karena tidak ada jalan lagi ketika akan mengangkut penumpang ke arah Karangmoncol.

“Jalan sempit dan jika padat tidak bisa untuk buru-buru,” ungkapnya.

Warga Karanganyar, Rujito mengaku kesulitan saat akan ke Karangmoncol. Dia harus blusukan mencari jalan agar bisa tembus ke jalan utama di wilayah Kertanegara dan sekitarnya, baru kearah Karangmoncol.

“Tadinya jaraknya hanya 1,5 kilometer ke ruas jalan utama Kertanegara, saat ini memutar dulu melalui desa-desa. Semoga jembatan Sungai Kuning segera rampung dan dibuka kembali,” katanya.

Seperti diketahui, ruas jalan aspal di Desa Kalijaran menjadi jalur alternatif mengalami kerusakan. Kondisi aspal mengelupas, bagian tepi jalan yang berhimpitan dengan saluran air jalan juga mulai menurun ketinggiannya. Bahkan ada saluran air yang tergenang karena amblas. Warga secara swadaya mulai menguruk sendiri bagian jalan yang berlubang dan mengelupas.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!