1.514 Peserta Ikuti Pelatihan PSPM Dikdas

By: On: Dibaca: 107,656x
1.514 Peserta Ikuti Pelatihan PSPM  Dikdas

 

Sebanyak 1.514 peserta yang terdiri atas Kepala Sekolah dan guru SD, MI, SMP dan MTs telah mengikuti pelatihan Penerapan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar (PSPM Dikdas), yang diselenggaraan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga.Dijadwalkan, Kamis (17/9), untuk menyebarluaskan tentang SPM Dikdas, akan dilakukan sosialisasi dengan sasaran Dewan Pendidikan, wartawan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan berbagai organisasi yang peduli di bidang pendidikan.

“Kabupaten Purbalingga termasuk dari 110 kabupaten/kota se-Indonesia yang melaksanakan program Peningkatan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas (PKP SPM Dikdas). Kegiatan ini akan berlangsung hingga tahun 2016 dalam bentuk pelatihan dan sosialisasi kepada mereka yang peduli di bidang pendidikan,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga, Sarjono, S.Pd M.Si ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/9).

Menurut Sarjono, dari 1.514 peserta pelatihan SPM Dikdas, telah mengikuti pelatihan selama sembilan hari, 31/8 hingga 9/9 lalu, di berbagai tempat. Yakni di di Wisma Asri Purbalingga, Hotel Owabong, Gedung PGRI Pengadegan, dan Bobotsari.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi, SH, MH mengatakan, penerapan SPM DIkdas sangat penting sebagai bentuk tanggung jawab dalam pemberian layanan dasar kepada masyarakat. “Kami mengakui, kondisi Kabupaten Purbalingga sebagaimana kabupaten/kota lain di Indonesia, sampai sekarang belum mampu memenuhi indikator yang ditetapkan dalam SPM. Hal ini karena begitu kompleksnya aspek dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan yang dituntut oleh standar dalam Peraturan Mendikbud Nomor 23 Tahun 2013 itu,” ujarnnya.

Untuk itu, Tri Gunawan meminta agar seluruh kepala sekolah terus berusaha melakukan peningkatan layanan dengan mengacu aspek SPM, sehingga secara berangsur akan dapat terpenuhi.

Mari kita bersama, baik Dinas Pendidikan maupun satuan pendidikan mengerahkan segala kemampuan untuk membuat program yang berbasis SPM, agar penyelenggaraan layanan pendidikan kita semakin berkualitas, ujarnya

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!