by

1.037.802 Orang Warga Kebumen Siap Gunakan Hak Pilih di 3.155 TPS

-Politik, Update-dibaca 12.95Rb kali | Dibagikan 71 Kali

Sebanyak 1.037.802 orang pemilih di Kabupaten kebumen siap menggunakan hal pilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang. Para pemilih itu terdiri 523.185 pemilih laki-laki dan 514.617 pemilih perempuan.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kebumen, Divisi Data Dzakiatul Banat megatakan, angka ini menjadi basis data pemilih untuk Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Angka ini telah bersifat final dan tidak akan berubah.

“Setelah rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Pemutakhiran (DPSHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) kemarin. Data ini juga untuk persiapan logistik dalam pemungutan dan penghitungan surat suara,” tuturnya kepada media siber lintas24.com, Minggu (18 Oktober 2020)

Ia menjelaskan, pemilih sendiri masih dimungkinkan bertambah ataupun berkurang. Tetapi hal itu tidak akan merubah angka pada DPT. Namun, pemeliharaan daftar pemilih akan selalu diakomodir dan direkap oleh pihak KPU hingga hari pemungutan suara.¬† “Akan ada pemeliharaan DPT akan diakomodir dan direkap,” imbuhnya.

Perubahan pemilih, lanjut Banat, dapat disebabkan adanya pemilih tambahan (pemula ataupun kedatangan), pemilih pindahan ataupun tidak memenuhi syarat (TMS) pemilih seperti meninggal dunia. Sebagai keterbukaan informasi publik, pihak KPU akan memasang DPT di balai desa maupun lokasi calon TPS sebagai bahan pencermatan masyarakat.

“Bagi yang belum masuk DPT dapat menyampaikan ke PPS di tingkat desa agar terdata,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Kebumen Arif Supriyanto mengaku penetapan DPT telah melalui sinkronisasi data KPU dan Bawaslu. Pihaknya dalam dua tahap pengawasan daftar pemilih sementara (DPS) setidaknya ada 2.487 masukan. Masukan itu berkaitan data ganda, pemilih baru, TMS dan ubah data.

“Masukan Bawaslu sudah disampaikan ke KPU dan telah ditindaklanjuti seluruhnya,” katanya.

Untuk dikatahui, pandemi Coviud-19 membuat pengurangan kapasitas pemilih per TPS. Ini dari jumlah pemula 800 pemilih menjadi 500 pemilih per TPS. Hal ini berimbas pada bertambahnya jumlah TPS yang semulai 2.250 TPS menjadi 3.155 TPS.

 

 

Comment

Berita Lainnya